Pasca Dihajar Massa, Oknum Polisi di Belawan Masih Belum Sadar

oleh -273.759 views
Pasca Dihajar Massa, Oknum Polisi di Belawan Masih Belum Sadar

Deli Serdang I Realitas – Pasca Dihajar Massa, Oknum personil Polres Pelabuhan Belawan bagian Sabhara bernama Bripka Joko Albar yang dianiaya masyarakat karena merampok sepeda motor seorang perempuan dengan bermodus debt colector pada Kamis, 22 Juli 2021 sekira pukul 18.00 Wib di Dusun Lestari, Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Masih Belum Sadar Dan Masih Dirawat Secara Intensif.

Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan dan laporan yang diterima bahwa, oknum personil Polres Pelabuhan Belawan tersebut sebelumnya mengambil paksa motor Honda Vario BK 4342 MBD yang dikendarai oleh Winda Lestari (17) warga Jalan Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan.

BACA JUGA :  Ketua YARA Langsa Desak Polres Langsa dan Kajari Aceh Timur Periksa Dugaan Pungli Di Puskesmas Birem Bayeun Aceh Timur

Kanit Reskrim Polsek Bringin, Polresta Deli Serdang, Iptu Randy Anugrah Putranto STrk ketika dikonfirmasi awak media melalui telepon selulernya pada Jumat, (23/07/2021) terkait kasus yang dilakukan oknum polisi tersebut mengatakan, kasus ini murni perampokan (begal) dan bersangkutan merampas kendaraan korban dengan modus operandi debt colector.

“Oknum polisi mengatakan jika motor yang dikendarai korban dalam keadaan menunggak pembayaran cicilan angsuran dan memaksa mengambilnya, padahal kendaraan tersebut dibeli korban dengan tunai dan tidak kredit”, Ucapnya.

BACA JUGA :  Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi Resmi Dilaporkan ke KPK, Dugaan Korupsi Fee Proyek 15 Persen Hingga Dana Bencana

“Pasca dihajar massa, oknum polisi dibawa ke Rumah Sakit Patar Asih, Kecamatan Beringin karena peralatan medisnya tidak lengkap maka dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Jalan KH Wahid Hasyim Medan”, Lanjutnya.

Sebelumnya oknum personil Sabhara Polres Pelabuhan Belawan tersebut babak belur dihajar masyarakat karena merampas sepeda motor korbannya hingga terjatuh dan kemudian diteriaki maling.

“Pelaku saat ini belum sadarkan diri dan masih dalam perawatan intensif oleh pihak RS Bhayangkara Medan”, Tutupnya. (Win)