IKLAN YARA

Ketum PWRI Nilai Ajakan Erick Tohir Masyarakat Sumbangkan Vitamin Permalukan Presiden

oleh -143.489 views
Ketum PWRI Nilai Ajakan
UPDATE CORONA

Jakarta I Realitas –  Ketum PWRI Nilai Ajakan, Menteri BUMN Erick Thohir masyarakat menyumbangkan vitamin dan suplemen untuk tenaga kesehatan (nakes), mempermalukan Presiden

Erick beranggapan, para nakes itu berjuang keras menyelamatkan pasien Covid-19 yang belakangan terus mengalami lonjakan.

“Sebagai rasa cinta pada dedikasi dengan taruhan nyawa para nakes,” kata Erick.

Sepintas lalu, ajakan ini sangat wajar, sebagai bentuk solidaritas kepada pasukan nakes yang tak kenal lelah. Dan banyak yang gugur juga.

Disampaikan Erick, sudah lebih 500 orang dokter dan nakes yang meninggal dunia di tengah perjuangan mereka menyelamatkan para paseien Covid.

BACA JUGA :   Ganjil Genap Normal Kembali, Polisi Siapkan Personil di Tiga Kawasan

Ajakan Erick Tohir itu memicu tanggapan masyarakat, dan menilai Menteri BUMN tersebut tidak memiliki kepekaan social, mengingat masyarakat tengah kesulitan ekonomi dan berjuang mempertahankan hidup.

Ketua Umum Partai Nusantara, Dr. Suriyanto PD, SH, MH, M.Kn, menilai ajakan tersebut berpotensi mempermalukan negara gara-gara kekurangan nutrisi di kalangan para tenaga kesehatan.

“ Ini ajakan yang tidak tepat, di tengah masyarakat kesulitan ekonomi akibat pandemic Covid-19.

Masyarakat sedang susah bertahan hidup. Dana penanganan Covid-19 ini ratusan triliun, kenapa masih merepotkan rakyat?” ujar Suriyanto melalui keterangan resmi yang diterima Wartawan, Jumat (9/7/2021).

BACA JUGA :   Libur Maulid Digeser Jadi Rabu 20 Oktober Serta Larangan Cuti ASN

Tak hanya itu, kata Suriyanto, ajakan Erick Tohir juga bisa mempermalukan Presiden Jokowi.

“ Di mana muka Pak Jokowi mau ditaruh, rakyat sedang sulit itu terpaksa harus menyumbangkan vitamin dan suplemen kepada nakes. Yang lebih tidak mengenakkan lagi, bagaimana nanti jika pemimpin negara-negara tetangga tahu. Pak Jokowi pasti akan terpukul,” ungkap Suriyanto.

Suriyanto menyarankan, lebih baik Erik Tohir mundur jadi Menteri. Dengan meminta rakyat menyumbang vitamin buat nakes, hal ini sama dengan mencoreng jabatan presiden Joko Widodo.

BACA JUGA :   Muhammadiyah & NU Bersatu Sebarkan Islam Moderat di Bumi Madura

“ Sangat memalukan lembaga BUMN yang demikian besar dipimpin oleh seorang Menteri peminta minta bantuan dari rakyat yang sudah susah terkena dampak covid.

Ratusan BUMN seharusnya diminta menyumbang, jangan minta kepada rakyat, rakyat yang mana dulu, bila tak mampu jadi Menteri mundur. Presiden harus evaluasi kinerja Menteri yang seperti ini,” tegas Suriyanto.

“ Kami ini rakyat sudah susah jangan lagi disusahkan dengan beban moral ucapan seorang Menteri.. yang mengelola uang negara,” pungkasnya. (Deddy Karim)