Sejumlah Mesin Pompa Air Akan Dikirim ke Polres Yang Terkena Karhutla

oleh -61.489 views
Sejumlah

IDUL FITRI

Banda Aceh I Realitas – Sejumlah mesin pompa air yang akan dikirim ke wilayah Polres yang daerahnya terkena Karhutla.

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil, bersama Wakapolda Brigjen Pol. Drs. Raden Purwadi, S. H, mencoba tes mesin pompa air yang akan diperbantukan ke jajaran Polres yang terkena Karhutla, pada Rabu (3/2/2021) pagi.

REALITAS TV

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S. H., S. I. K., M. Si, dalam siaran persnya mengatakan, sejumlah mesin pompa air yang akan dikirim wilayah Polres yang daerahnya terkena Karhutla, terlebih dahulu di uji coba operasionalnya oleh Kapolda dan Wakapolda di Mapolda Aceh.

BACA JUGA :   Mendagri Harap Pembangunan SDM Menjadi Perhatian di Papua

Saat Kapolda dan Wakapolda melakukan uji coba mesin pompa air itu, turut disaksikan Irwasda Kombes Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M. M, dan sejumlah Pejabat Utama Polda Aceh, kata Kabid Humas.

” Uji coba mesin pompa air itu untuk melihat efektivitas kerja mesin dalam menyemprot air ke sasarannya”, ujar Kabid Humas.

BACA JUGA :   Kabaintelkam dan Kapolda Sulsel Beri Motivasi Kepada Pemuda Papua

“Semoga dengan adanya bantuan mesin pompa air ini dari Polda Aceh, akan mempercepat penanganan Karhutla di Provinsi Aceh”, tambah Kabid Humas.

Kapolda sehari sebelumnya (Selasa, 2/3/21), turun langsung ke lokasi Karhutla di Aceh Barat dan Nagan Raya, sehingga nantinya dengan adanya bantuan pengiriman mesin pompa air ini akan mempercepat pemadaman titik api di lahan gambut di daerah itu, terang Kabid Humas.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk berpartisipasi dalam penanganan Karhutla di Aceh, bila bertani atau membuka lahan, jangan sekali-kali dengan cara membakarnya, sebab akan menyebabkan kebakaran apalagi saat ini musim kemarau dan cuaca relatif panas, ucap Kabid Humas.

“Bila masyarakat nantinya kedapatan membuka lahan dengan cara membakar, maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku”, pungkas Kabid Humas. (*)

UPDATE CORONA