Dunia Pendidikan di Kab Bireuen Diduga Menjadi Tempat Korupsi Paling Empuk

oleh -202.489 views
Dunia

IDUL FITRI

Bireuen I Mediarealitas.com – Dunia Pendidikan di Kabupaten Bireuen Diduga Menjadi Tempat Korupsi paling empuk.

Program Untuk membantu pembiayaan kegiatan operasional sekolah dan mendukung kegiatan pembelajaran yang belum tercukupi dari dana Bantuan Operasional Sekolah Reguler serta sebagai bentuk penghargaan atas kinerja sekolah, perlu memberikan Bantuan Operasional Sekolah Afirmasi dan dana Bantuan Operasional Sekolah Kinerja.

REALITAS TV

Bantuan Operasional Sekolah Afirmasi yang selanjutnya disebut BOS Afirmasi adalah program pemerintah pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah, yang berada di daerah tertinggal, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dana BOS Afirmasi bertujuan untuk membantu kegiatan operasional sekolah dan mendukung kegiatan pembelajaran yang belum tercukupi oleh Dana BOS Reguler di Daerah Khusus yang ditetapkan oleh Kementerian.

Seperti di kabupaten Bireuen yang menerima uang tersebut itu mencapai ratusan sekolah SD di kabupaten Bireuen.

Dengan nilai nominalnya per 1 sekolah mencapai 60 juta per satu sekolah.

Namun uang tersebut tidak dimanfaatkan dengan benar, malah diduga uang tersebut digelapkan oleh oknum-oknum kepala sekolah .

Seperti yang terjadi di SD negeri 7 Kuala, informasi yang diterima media ini uang tersebut telah digelapkan oleh oknum kepala sekolah SD 7, uang yang ditransfer sejak bulan 9 tahun 2020 itu sampai saat ini belum terealisasi untuk penggunaan uang itu.

Seperti salah satu guru SD di sekolah itu mengaku uang itu belum dipergunakan sepeserpun.

Namun laporan relaksasi sudah dilakukan kami sangat kecewa dengan perilaku kepala sekolah SD 7 Kuala ini.

Kami sudah beberapa kali melaporkan sikap keserakahan kepala sekolah, namun tidak ada yang menyikapinya malah ini yang ke-17 kali kami laporkan kepada awak media ungkap sumber dengan nada kesal.

Kepala sekolah SD Negri 7 kuala ibu Risnawati yang dihubungi media ini melalui handphone pribadinya belum berhasil di konfirmasi .

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs. M. Nasir M.Pd melalui Kabid Pembinaan SD, Alfian S.Pd M Pd yang dikonfirmasi media ini, melalui handphone pribadinya pada Rabu 10 Maret 2021 pada pukul 15: 14 Wib mengatakan memang benar kalau uang BOS Afirmasi itu di kirim dari Pusat melalui rekening sekolah, uang itu untuk membantu sekolah-sekolah yang kekurangan murid.

Kalau pada tahun 2019 lalu juknisnya untuk satu bahan, uang tersebut untuk pembelian tab misalnya, tapi kalau untuk tahun 2020 untuk keperluan sekolah, seperti rehab toilet ,cuci tangan atau yang lain-lain. Kabid pembinaan sd alfian kepada media ini.

Namun ketika di singgung oleh awak media ada salah satu sekolah, yang diduga meraup semua uang total sebesar 60 juta tanpa melakukan pembeli apa yang dibutuhkan di sekolah itu.

Parahnya lagi kepala sekolah memanipulasi semua data untuk melakukan penanggung jawaban. Mendengar awak media itu alfian agak terkejut dan akan melakukan tindak lanjut terkait informasi ini. (Reza)

UPDATE CORONA