7.700 Vaksin Tahap Dua Untuk Lansia dan Pelayan Publik Siap Disuntikan

oleh -101.489 views
Pelayan Publik
Bupati Bogor, Ade Yasin

IDUL FITRI

Bogor I Mediarealitas.com – Sebanyak 7.700 vaksin tahap dua siap disuntikan pada lansia dan pelayan publik.

Hari ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, terima vaksin dalam kemasan multi dus.

REALITAS TV

Satu file vaksin bisa digunakan sebanyak sembilan orang, vaksin untuk lansia dan pelayan publik ini diantar PT. Pos Logistik diterima oleh Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Achmad Zainudin, Senin (8/3/2021).

“Telah datang kembali vaksin sejumlah 7.700 file.

Sekarang ini dalam kemasan multi dus, jadi 1 file itu bisa digunakan sebanyak sembilan orang.

Vaksinasi untuk lansia dan pelayanan publik sekarang berproses terus. Kemarin kita lakukan di wilayah Bogor Barat, hari ini kita di Kantor Kejaksaan, Kantor Inspektorat dan Kantor Pengadilan Negeri Cibinong,” terang Zein.

Zein menambahkan, kalau untuk tambahan vaksin, sampai saat ini kita masih tunggu karena saat ini kita masih membutuhkan.

Perlu diketahui bahwa Kabupaten Bogor terdapat 4,2 juta orang yang harus divaksin, artinya dikalikan dua, jadi sekitar 8 juta 400 dosis yang kita butuhkan.

“Untuk tenaga kesehatan (Nakes) Alhamdulillah, 97,6% sudah dilaksanakan vaksin.

Sisanya tidak tervaksin karena pertama ada penyintas, kemudian juga ada yang terpapar covid,” paparnya.

Sebetulnya, lanjut Zein, kita ingin pelaksanaan vaksin ini bersinergi mengingat tim vaksinator kami terbatas, sedangkan di Kabupaten Bogor, jumlah pelayanan publik juga sangat banyak.

Mudah-mudahan untuk area vaksinasi jika memungkinkan dalam satu lokasi disatukan. Namun tetap kita lihat secara representatif, artinya yang sesuai dengan standar protokol kesehatan, ini sedang kita susun.

“Kita inginnya seluruh Perangkat Daerah ikut berperan aktif dalam menyosialisasikan kegiatan vaksinasi di Kabupaten Bogor.

Jangan sampai sudah kita jadwalkan, kemudian mereka enggan untuk hadir, jangan sampai seperti itu,” harap Zein. (Deddy Karim)

UPDATE CORONA