UKM RESPEK FH Unsam Lakukan Penelitian di Desa Telaga Tujuh

oleh -235.489 views

IDUL FITRI

Langsa I Realitas – UKM RESPEK Fakultas Hukum Universitas Samudra melakukan penelitian di desa telaga tujuh / sering di sebut kampung pusong kecamatan Langsa barat kota Langsa. Minggu 31/01/2021.

Sebelumnya, rekan-rekan ukm RESPEK berada di pelabuhan Kuala langsa menunggu transportasi, karena untuk sampai ke desa pusong kami harus menaiki kapal/ boat dengan jarak waktu tempuh kurang lebih 30 menit dari pelabuhan.

REALITAS TV

Dan boat adalah transportasi satu-satunya yang digunakan masyarakat yang pergi dan pulang dari desa pusong tersebut ketika hendak keluar dari desa. Kata Kasman selaku Ketua Umum UKM RESPEK.

BACA JUGA :   Suak Pandan Serah Bantuan Langsung Tunai Bulan ke-V

Awalnya kami penasaran bagaimana keadaan di desa pusong ini, begitu kami sampai, kami melihat setiap seudut-sudut rumah dan di pinggir pantainya banyak sampah yang bertebaran.

Bukan hanya meneliti, tapi rekan-rekan mencoba untuk berdialog atau shareing dengan warga pusong yang saat itu antusias warga menebar senyum kepada kami dan sambutan yang menurut kami sangat memotivasi kami bahwa warga pusong ramah terhadap mahasiswa yang datang.

Nina nola tumangger selaku sekretaris UKM melakukan wawancara dengan salah satu masyarakat yang enggan disebutkan namanya.

BACA JUGA :   Polri Tangkap 3.283 Preman-Pelaku Pungli Selama 4 Hari

“Permasalahan paling berat dan rumit disini adalah sampah, karena tidak adanya tempat sampah serta masyarakat bingung mau membuang kemana, dan sampah pun menjadi masalah besar disini, karena sampah disini membanjiri setiap rumah ketika air laut terjadi pasang, selain itu kami masyarakat disini juga masih kekurangan air bersih.

Sehingga ketika air datang kami warga disini berebutan untuk membelinya, serta pendidikan yang hanya ada sekolah dasar dan tingkat pertama”. ujar salah seorang warga

BACA JUGA :   Langgar Surat Edaran Bupati Aceh Timur, Tiga Tempat Usaha Disegel Satgas Yustisi

“Kami sangat berharap kepada pemerintah kota Langsa bisa membantu kami mengatasi permasalahan sampah ini bisa terselesaikan serta air bersih yang mudah kami dapatkan” kata salah seorang pemuda.

“kepada pemerintah kota Langsa dalam hal ini dapat membantu serta memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada, seperti memberikan tempat sampah dan menyediakan pengangkutan sampah dari pusong dalam hal ini kapal/boat serta mengalirkan air bersih kepada masyarakat desa telaga tujuh/ pusong ke setiap rumah warga”. tandas kasman. (Bar)

UPDATE CORONA

Tentang Penulis: Editor Rahmad Wahyudi

Gambar Gravatar
Rahmad Wahyudi Adalah Wartawan di Media Realitas