IKLAN YARA

UKM RESPEK FH Unsam Lakukan Penelitian di Desa Telaga Tujuh

oleh -263.489 views
UPDATE CORONA

Langsa I Realitas – UKM RESPEK Fakultas Hukum Universitas Samudra melakukan penelitian di desa telaga tujuh / sering di sebut kampung pusong kecamatan Langsa barat kota Langsa. Minggu 31/01/2021.

Sebelumnya, rekan-rekan ukm RESPEK berada di pelabuhan Kuala langsa menunggu transportasi, karena untuk sampai ke desa pusong kami harus menaiki kapal/ boat dengan jarak waktu tempuh kurang lebih 30 menit dari pelabuhan.

Dan boat adalah transportasi satu-satunya yang digunakan masyarakat yang pergi dan pulang dari desa pusong tersebut ketika hendak keluar dari desa. Kata Kasman selaku Ketua Umum UKM RESPEK.

BACA JUGA :   IAIN Langsa Laksanakan Wisuda 542 Jadi Sarjana

Awalnya kami penasaran bagaimana keadaan di desa pusong ini, begitu kami sampai, kami melihat setiap seudut-sudut rumah dan di pinggir pantainya banyak sampah yang bertebaran.

Bukan hanya meneliti, tapi rekan-rekan mencoba untuk berdialog atau shareing dengan warga pusong yang saat itu antusias warga menebar senyum kepada kami dan sambutan yang menurut kami sangat memotivasi kami bahwa warga pusong ramah terhadap mahasiswa yang datang.

Nina nola tumangger selaku sekretaris UKM melakukan wawancara dengan salah satu masyarakat yang enggan disebutkan namanya.

“Permasalahan paling berat dan rumit disini adalah sampah, karena tidak adanya tempat sampah serta masyarakat bingung mau membuang kemana, dan sampah pun menjadi masalah besar disini, karena sampah disini membanjiri setiap rumah ketika air laut terjadi pasang, selain itu kami masyarakat disini juga masih kekurangan air bersih.

Sehingga ketika air datang kami warga disini berebutan untuk membelinya, serta pendidikan yang hanya ada sekolah dasar dan tingkat pertama”. ujar salah seorang warga

BACA JUGA :   AKBRI 90, Kapolres Terobos Daerah Trisolir Untuk Vaksinasi Dor to Dor

“Kami sangat berharap kepada pemerintah kota Langsa bisa membantu kami mengatasi permasalahan sampah ini bisa terselesaikan serta air bersih yang mudah kami dapatkan” kata salah seorang pemuda.

“kepada pemerintah kota Langsa dalam hal ini dapat membantu serta memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada, seperti memberikan tempat sampah dan menyediakan pengangkutan sampah dari pusong dalam hal ini kapal/boat serta mengalirkan air bersih kepada masyarakat desa telaga tujuh/ pusong ke setiap rumah warga”. tandas kasman. (Bar)