Banda Aceh I Realitas – Banda Aceh Masuki Kemarau, Masyarakat Diminta Tidak Bakar Sampah Sembarangan.
Masyarakat Banda Aceh, Provinis Aceh diminta tidak membakar sampah sembarangan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Saat ini cuaca di Aceh memasuki musim kemarau, sehingga tanaman di lahan mengering sehingga mudah terbakar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh, Rizha mengatakan, banyak lahan kosong dengan kondisi tanaman sudah mongering, sehingga mudah memicu kebakaran. “Karena itu, kami mengimbau masyarakat tidak membakar sampah sembarangan,” ujar Rizha, Senin (22/2/2021).
Dia mengatakan, jika masyarakat membakar sampah, pastikan dijaga dan tidak ditinggalkan begitu saja. Masyarakat harus memastikan, api telah padam sebelum meninggalkan pembakaran.
“Jika tidak begitu, bisa memicu kebakaran lahan,” katanya.
Selain itu, Rizha juga mengimbau masyarakat, terutama perokok untuk tidak membuang puntung yang masih ada bara api di lahan-lahan kosong.
Jika puntung rokok yang masih berapi dibuang di lahan kosong, bisa memicu kebakaran lahan.
“Kebakaran harus dicegah bersama-sama. Begitu juga dengan ibu rumah tangga, tidak meninggalkan kompor dalam keadaan menyala karena bisa memicu kebakaran,” kata Rizha.
Dia pun menginstruksikan seluruh personel untuk siaga dalam musim kemarau sekarang ini. Potensi kebakaran dalam kondisi sekarang ini bisa saja terjadi kapan pun.
“Kami sudah perintahkan personel yang tersebar di lima pos untuk siaga penuh. Jumlah personel pemadam semuanya 81 orang.
Pastikan sampai ke lokasi pemadaman secepat mungkin guna mencegah meluasnya kebakaran. Paling lama 15 menit,” kata Rizha.
Sumber : iNews

