Demo Rusuh Omnibus Law di Serang Banten, 2 Polisi Luka dan 5 Mahasiswa Ditangkap

oleh -74.489 views

IDUL FITRI

SERANG I Realitas – Demo Rusuh Omnibus Law di Serang Banten, 2 Polisi Luka dan 5 Mahasiswa Ditangkap.

Sejumlah mahasiswa menggelar aksi demo di depan Kampus UIN Sultan Maulana Hasanudin, Serang, Banten, sore hingga malam hari. Aksi menyikapi disahkannya Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) itu berakhir ricuh.

BACA JUGA :   Polda Riau Kembali Ukir Prestasi Dalam Pengungkapan Peredaran Narkoba

Terjadi saling lempar gas air mata dan petasan antara pihak kepolisian dan mahasiswa. Kericuhan ini setelah jajaran kepolisian berupaya membubarkan para mahasiswa yang masih bertahan hingga malam hari.

BACA JUGA :   Sentuh Masyarakat TNI-Polri Bagikan Nasi Kotak Gratis

UPDATE CORONA

Kericuhan tersebut menimbulkan korban luka. Dari pihak kepolisian, dilaporkan ada dua anggota yang terluka. Keduanya yakni, Kepala Biro Operasi Polda Banten Kombes Roem Ta’at yang mengalami luka di kepala diduga akibat lemparan batu saat pengamanan dan Bhabinkamtibmas Polsek Kasemen Polres Serang Kota, Brigadir M. Nurdin.

“Ada 2 (polisi) yang terluka. Karo Ops Kombes Roem Ta’at dan Brigadir M Nurdin Bhabinkamtibmasy Polsek Kasemen Polres Serang Kota,” ujar Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi saat dikonfirmasi, Rabu (7/10/2020).

Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar mengungkapkan keprihatinan dan menyayangkan aksi unjuk rasa yang berjalan tidak tertib dan menimbulkan kerusuhan.

“Hari ini kita melakukan pengamanan terkait aksi demo mahasiswa. Namun karena sudah melebihi jam untuk demo, saya perintahkan personel untuk membubarkan mahasiswa yang demo tersebut,” katanya.

Kapolda mengatakan pendekatan persuasif sudah dilakukan, namun massa aksi melawan dengan melemparkan kembang api batu ke arah petugas. Dia menduga aksi mahasiswa ini disusupi nonmahasiswa, dan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Ada lima yang kami amankan karena melawan pemeriksaan. Mereka ini terdiri atas mahasiswa, ada pedagang dan pelajar. Ini juga yang masih kami selidiki. Namun sejauh ini situasi sudah aman,” ujarnya.(IN/Red)