63419 KALI DIBACA

YARA Siap Beri Bantuan Hukum Bagi Reza Wartawan

YARA Siap Beri Bantuan Hukum Bagi Reza Wartawan
example banner

Bireuen | Realitas – Menyikapi laporan polisi serta proses hukum terhadap Wartawan yang memberitakan skandal penimbunan BBM subsidi, hingga berujung Sengketa Pers di Mapolres Bireuen.

Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), menyatakan siap memberi bantuan hukum secara gratis, guna mendampingi dan melindungi pekerja media tersebut.

Demikian diungkapkan Koordinator YARA Provinsi Aceh, Basri kepada wartawan melalui seluler, Sabtu (8/9/2018) malam.

Dia meminta, pihak kepolisian tidak gegabah dalam menangani perkara ini.

Karena menyangkut peran dan fungsi Pers, yang dijalankan oleh Reza sebagai terlapor H Mukhlis A.Md. Sepatutnya diselesaikan sesuai aturan pokok pers, bukannya langsung mempolisikan atas sebuah produk pemberitaan.

“Kami siap mendampingi dan memberi bantuan hukum, jika saudara Reza perlu jasa advokasi untuk menghadapi perkara yang kini membidiknya.

Bantuan itu, kami berikan secara gratis kapanpun dibutuhkan,” ungkap Basri.

Namun, dia mengharapkan polisi mampu bekerja secara profesional, khususnya dalam menangani laporan itu.

Supaya tidak berimplikasi terhadap kepercayaan publik, kepada Koorps Bhayangkara yang kini semakin merosot.

Basri meminta, aparat kepolisian dapat mengutamakan UU No 40 tentang Pers, termasuk untuk menggunakan hak jawab bagi pelapor.

Pasalnya sebut dia, jika polisi semena-mena terhadap Insan Pers, maka terjadi kemunduran besar dalam langkah penegakkan hukum.

Sehingga berpeluang terjadinya pembungkaman kebebasan pers, untuk menyebarkan informasi luas kepada masyarakat.

Belum lagi, melemahkan peran dan fungsi kontrol media di alam demokrasi ini.

Seperti diketahui, M Reza dilaporkan ke polisi oleh H Mukhlis A.Md, terkait berita yang dimuat Media Realitas tentang aksi pengurasan BBM subsidi jenis solar oleh armada PT Takabeya, yang diangkut dari SPBU di Peudada, untuk dibawa ke lokasi pabrik industri milik adik Bupati Bireuen ini di kawasan itu.

Buntutnya, berita tentang penjarahan hak subsidi rakyat ini, dilaporkan ke polisi dan sudah mulai ditangani, ditandai dengan pemeriksaan wartawan tersebut, Jum’at pekan lalu oleh juru periksa Unit Tipiter Satreskrim Polres Bireuen. (M.Reza)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS