64419 KALI DIBACA

Pusat Kota Tapaktuan Terendam Air Hujan, Pengguna Jalan Kesulitan Melalui

Pusat Kota Tapaktuan Terendam Air Hujan, Pengguna Jalan Kesulitan Melalui
example banner

ACEH SELATAN-REALITAS:Pusat kota Tapaktuan merupakan jantung pusat Kabupaten Aceh Selatan, namun yang disayangkan pada saat hujan lebat pada badan jalan terendam air, mengakibatkan pengguna jalan kesulitan melalui jalan.

Kejadian ini bukan hal yang baru, tapi sudah berlangsung bertahun-tahun, namun pihak Pemda Aceh Selatan, diduga kuat bagaikan ada unsur kesengajaan.

Beberapa orang tokoh masyarakat Kota Tapaktuan, kepada media ini Senin (14/5/2018) mengatakan keprihatinnya terhadap badan jalan Merdeka Tapaktuan, sudah sering terjadi terendam air hujan berkisar kedalaman air 25 cm hingga 50 cm.

Namun pihak pemda setempat seolah-olah tidak ada terjadi apa-apa, pada hal kantor badan perencanaan daerah lalu lalang pada jalan tersebut.

“Untuk apa dibangun yang bagus-bagus di tempat lain, sementara pusat kota saja, terdapat pada badan jalan bagaikan sungai,” tuturnya.

Ia menambahkan, biarpun ada dibangun saluran air pada sisi jalan tersebut, tapi tidak berfungsi samasekali, sebab lebih tinggi saluran dari pada badan jalan.

Coba pak wartawan lihat sendiri, yang terjadi sekarang, guyuran hujan dari pukul 16.00 WIB sore tadi hingga pukul 20.00 WIB malam ini, genangan air hingga memasuki Ruko, sebutnya.

Ia mengharapkan kepada Pemda Aceh Selatan, supaya dapat memantau pusat kota Tapaktuan bila hujan turun bagaimana kondisinya, kata Yunardi.

“Kita bila melihat kejadian itu, sangat malu bila ada pendatang dari luar, sebab katanya pembangunan di Aceh Selatan, sudah cukup hebat, namun kenyataan kita lihat seperti sekarang, imbuh Yunardi sambil memperlihatkan air yang tergedang dibadan jalan pusat kota kabupaten.

Emat orang tamu datang dari Lhoknga Aceh Besar, ia datang kemari sambil melihat tempat pariwisata Tapak, Tapaktuan dan termasuk puncak gemilang, yang dilihatnya photo di media sosial.

Namun ia menjadi suatu pertanyaan, kenapak pusat kota Tapaktuan air menggenang dibadan jalan hingga 50 cm. Apa draunasenya kurang dalam atau tidak berfungsi, kata Raju kepada wartawan di Tapaktuan.(MR.ZULMAS)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS