112219 KALI DIBACA

Polres Abdya Tetapkan 7 Tersangka Pengeroyokan Ketua Pemuda Hingga Tewas

Polres Abdya Tetapkan 7 Tersangka Pengeroyokan Ketua Pemuda Hingga Tewas

Blangpidie | Realitas – Satuan Reserse Kriminal, Polres Aceh Barat Daya (Abdya) mentapkan tujuh (7) orang tersangka dalam kasus pemukulan yang menewaskan DW (50) selaku Ketua Pemuda di Desa Gunung Samarinda, Kecamatan Babahrot, Kabupaten setempat.

Ketujuh tersangka yang merupakan warga Desa Gunung Samarinda, Kecamatan Babahrot itu, masing-masing berinisial SP, BS, SN, YL, SH, SM dan FD.

Dimana, mereka telah melakukan pemukulan hingga membuat nyawa orang lain melayang.

“Setelah kita lakukan pemeriksaan lebih dalam, baru kita menetapkan tujuh tersangka dalam kasus pengeroyokan yang berujung tewasnya Ketua Pemuda di Desa Gunung Samarinda, Babahrot,” kata Kapolres Abdya, AKBP Andy Hermawan SIK MSc melalui Kasat Reskrim Iptu Zulfitriadi kepada wartawan Selasa (15/5/2018).

Dalam kasus tersebut, lanjut Zulfitriadi, pihaknya masih terus melakukan pegembangan.

Menurutnya, tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka baru yang diduga juga ikut terlibat dalam kasus pengeroyokan tersebut.

“Kita akan terus menggali keterangan dari masing-masing tersangka yang sudah ditetapkan, kemungkinan tersangkanya akan bertambah.

Saat ini masih kita lakukan penyidikan,” ungkapnya.

Para tersangka itu, tambah Zulfitriadi, akan dijerat dengan pasal 351 juncto pasal 338 juncto pasal 170 KUH Pidana yang mengatur tentang sanksi hukum bagi para pelaku kekerasan terhadap orang atau barang di muka umum dengan ancaman diatas lima tahun penjara.

“Lebih dua puluh saksi telah kita periksa yang berhubungan dengan kejadian tersebut, kita akan terus dalami hingga pelaku selanjutnya akan terungkap,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, DW (50) merupakan Ketua Pemuda di Desa Gunung Samarinda harus kehilangan nyawa usai diamuk oleh sejumlah warga desa setempat, pada Sabtu (12/5/2018) dini hari sekitar pukul 00.05 WIB.

Pengeroyokan itu dipicu lantaran DW kedapatan sedang berada dalam rumah seorang wanita berinisial SY yang masih berstatus istri orang lain.

Atas dasar itu, DW diduga melakukan mesum sehingga memancing emosi warga.

DW mengalami pendarahan hebat setelah dihujani pukulan bertubi-tubi oleh puluhan warga yang sudah tidak tahan lagi melihat prilaku DW sering masuk kerumah seorang wanita yang diketahui sudah memiliki suami tersebut. (Syahrizal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS