279819 KALI DIBACA

8 Tahun DPO, Pembunuh Sopir Di Manggeng Tertangkap

8 Tahun DPO, Pembunuh Sopir Di Manggeng Tertangkap
Kapolres Abdya, AKBP Andy Hermawan SIK MSc didampingi Wakapolres Kompol Jadmiko SH dan pejabat Polres lainnya memperlihatkan pelaku pembunuhan delapan tahun silam dalam Temu Pers di Aula Mapolres Abdya, Selasa (8/5/2018).
example banner

Blangpidie | Realitas – MS (40) warga Desa Tengah, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tertangkap polisi karena terlibat kasus pembunuhan yang menewaskan seorang sopir truk delapan tahun silam di Terminal Mini, Desa Kedai, Kecamatan Manggeng, pada Kamis (15/7/2010) pukul 09.00 Wib pagi.

Setelah delapan tahun ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO), pelaku pembunuhan yang sudah lama menghilang dari Aceh itu dibekuk polisi dalam rumahnya di Desa Tengah, Kecamatan Manggeng, pada Senin (7/5/2018) tengah malam sekira pukul 00.00 WIB.

Kapolres Abdya, AKBP Andy Hermawan SIK MSc, Selasa (8/5/2018) menjelaskan, kasus pembunuhan ini terjadi delapan tahun yang lalu di Terminal Mini, Desa Kedai, Kecamatan Manggeng.

Dalam kasus itu, MS ditetapkan sebagai tersangka karena telah menghilangkan nyawa seseorang dengan menggunakan benda tumpul berupa pipa besi.

Pipa besi dengan panjang 90 centimeter itu, digunakan pelaku untuk memukul kepala Khairul (40) warga Desa Kepala Bandar, Kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya hingga tewas.

Dimana, korban merupakan sopir truk barang yang sering melintas dari Abdya ke Medan, Sumatra Utara.

Atas tindakan yang dilakukan pelaku, pihak keluarga korban pada masa itu melayangkan laporan ke polisi dengan nomor LP/08/VII/2010/SPKT/NAD/Res Abdya/Polsek Manggeng, tanggal 15 Juli 2010. Karena polisi tidak menemukan pelaku, pada tanggal 16 Juli 2010, MS ditetapkan sebagai DPO.

Hasil pemeriksaan awal dari pelaku, lanjut Kapolres Andy. Pembunuhan yang dilakukan oleh MS, bermotif karena sakit hati lantaran korban diduga sempat adu mulut (ribut) dengan adik kandung pelaku.

“Tidak terima perlakuan korban terhadap adiknya, pelaku langsung mendatangi korban yang sedang parkir di terminal mini Manggeng. Disitulah peristiwa naas itu terjadi, hingga korban bersimbah darah kena hantaman benda tumpul dikepalanya,” ungkap Kapolres mengulang peristiwa itu kembali.

Berbekal sebuah informasi, Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Abdya dibantu personel Polsek Manggeng langsung menangkap pelaku dan memboyong ke Mapolres Abdya.
“Tanpa perlawanan, pelaku berhasil kita bekuk di rumahnya,” tutur Kapolres Andy lebih lanjut.

Atas perbuatan menghilangkan nyawa orang lain itu, pelaku terancam dengan pidana kurungan seumur hidup. Hal itu sesuai dengan pasal 340 junto pasal 351 ayat (3) junto pasal 354 ayat (2) KUH Pidana. (Syahrizal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS