Lantik Bunda Literasi Nagan Raya, Ini Pesan Bupati

oleh -31.759 views
Lantik Bunda Literasi Nagan Raya, Ini Pesan Bupati
Bupati Nagan Raya, TR Keumangan didampingi Wabup Raja Sayang foto bersama pada pengukuhan Bunda Literasi di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip, Kamis (24/4/2025).(Foto Serambi)

SUKA MAKMUE | REALTIAS – Bupati Nagan Raya, Dr TR Keumangan SH MH mengukuhkan Cut Inda Ratna Safriati SE sebagai Bunda Literasi Kabupaten periode 2025-2030 berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kamis 24 April 2025.

“Saya percaya, dengan pengalaman, kepedulian, serta jalinan kerja sama yang baik, Bunda Literasi mampu menginspirasi gerakan literasi dari akar rumput hingga ke puncak kebijakan,” ungkap TRK, sapaan TR Keumangan.

Bupati menekankan pentingnya literasi dalam membentuk masyarakat yang cerdas di tengah arus informasi yang deras.

Menurutnya, kemampuan membaca, memahami, dan berpikir kritis menjadi kunci utama agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan.

BACA JUGA :  LSM KANA Minta APH Periksa Anggaran Jasa Keamanan Disdikbud Aceh Timur Senilai Rp2,1 Miliar

“Oleh karena itu, kehadiran Bunda Literasi sangat strategis.

Ia bukan hanya simbol, tetapi juga motor penggerak literasi yang menyentuh langsung keluarga, sekolah, dan komunitas,” ujarnya.

Bupati TRK juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan beserta seluruh jajaran atas dedikasi dan upaya dalam meningkatkan minat baca masyarakat.

“Apabila memungkinkan, setiap gampong (desa) diharapkan dapat memiliki perpustakaan sendiri sebagai pusat informasi dan pembelajaran masyarakat, misalnya dengan menggunakan anggaran desa,” kata TRK.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Drs. Said Amri menyampaikan pengukuhan ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan bentuk konkret dari dukungan terhadap program literasi di Nagan Raya.

BACA JUGA :  Usai dilantik Kapolda Aceh Kunker Perdana ke Aceh Timur, Terlihat Sangat Akrab dengan Wakil Bupati Aceh Timur

“Menjadikan acara ini sebagai wujud nyata dari upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang literat,” kata Said Amri.

Ia juga memaparkan bahwa hingga saat ini, koleksi buku yang dimiliki mencapai 40.723 eksemplar, terdiri dari 11.897 judul.

Selain itu, kegiatan pustaka keliling secara rutin dilakukan ke sekolah-sekolah tingkat SD/MI dan SMP/MTs.

“Saat ini, terdapat tiga Pustaka Kecamatan (Kuala, Darul Makmur, dan Seunagan), 36 Pustaka Desa/Gampong, serta 17 Taman Bacaan Masyarakat (TBM),” ungkapnya.(*)

 

Sumber: Sn