Pasca Kecelakaan Kereta Api, Empat Petugas KAI Meninggal Dunia

oleh -120.759 views
Pasca Kecelakaan Kereta Api, Empat Petugas KAI Meninggal Dunia
Foto kecelakaan kereta api antara kereta api Turangga relasi Surabaya Gubeng - Bandung dan Commuterline Bandung Raya. (Ist)

Jakarta | MEDIAREALITAS Pasca kecelakaan kereta api antara kereta api Turangga relasi Surabaya Gubeng – Bandung dan Commuterline Bandung Raya, empat petugas kereta api (KA) dikabarkan meninggal dunia.

Dilansir dari siaran pers laman resmi kai.id , PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menyampaikan informasi pasca kecelakaan KA dan tidak ada korban jiwa yang menimpa penumpang,

Dimana, dari total penumpang kereta api Turangga 287 orang dan Comutterline sebanyak 192 penumpang terdapat sekitar 22 penumpang mengalami luka ringan.

Ada sekitar 22 penumpang yang luka ringan dan telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan,” kata EVP of Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji, Jum’at 5  Januari  2024.

BACA JUGA :  Usai dilantik Kapolda Aceh Kunker Perdana ke Aceh Timur, Terlihat Sangat Akrab dengan Wakil Bupati Aceh Timur

Dari 22 orang penumpang tersebut dilarikan ke RSUD Cicalengka sebanyak 18 orang, RS Edelweis sebanyak 2 orang dan RS AMC 2 orang.

Namun nasib nahas dialami empat petugas kereta api yang terdiri dari masinis, asisten masinis, pramugara dan security meninggal dunia pasca peristiwa kecelakaan kereta api yang melibatkan KA Turangga dan Commuterline Bandung Raya sekira pukul 06.00 WIB pagi.

“Kami sangat berduka atas meninggalnya sejumlah petugas kereta api akibat kecelakaan tersebut, Kami sangat mengapresiasi jasa mereka yang telah berkontribusi terhadap perusahaan,” ucap Raden Agus.

Raden Agus mengatakan, para penumpang yang selamat telah dievakuasi dan dibawa langsung  ke stasiun terdekat untuk melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi yang KAI sediakan.

BACA JUGA :  LSM KANA Minta APH Periksa Anggaran Jasa Keamanan Disdikbud Aceh Timur Senilai Rp2,1 Miliar

“Sampai saat ini, seluruh tim bersama instansi terkait seperti TNI/Polri, Basarnas, DJKA Kemenhub, KNKT, dan pihak lain sedang melakukan upaya penanganan kecelakaan kedua kereta tersebut,” tuturnya.

Lebih jauh, Raden Agus mengatakan guna mengatasi perjalanan di sejumlah rangkaian kereta api lain yang akan melintasi jalur tersebut, pihak PT KAI tengah melakukan upaya rekayasa pola operasi berupa jalan memutar dan pengalihan menggunakan angkutan lain.

“Informasi lebih lanjut terkait kejadian hari ini akan kami sampaikan pada kesempatan selanjutnya,” pungkasnya.

Sumber: Hjn