Warga Bener Meriah Tewas Diserang Gajah Liar

oleh -226.759 views
Warga Bener Meriah Tewas Diserang Gajah Liar
Foto: Ilustrasi Jenazah

Aceh Tengah | Realitas – Sufri usianya 40 tahun, warga Lampahan Kabupaten Bener Meriah, tewas diserang oleh seekor gajah liar di perkebun Desa Kekuyang, Ketol, Aceh Tengah. 

Seorang warga, Tabrani, mengatakan, peristiwa amukan gajah liar itu berawal dari keinginan warga yang ingin mengusir hewan besar tersebut dari kebun warga.

“Awalnya kami ingin mengusir gajah liar tersebut yang sudah hampir satu pekan berada di area perkebunan warga, namun tiba-tiba gajah tersebut mengamuk dan menyerang warga,” kata Tabrani, Senin (6/2/2023).

Lanjut Tabrani, gajah yang mengamuk tersebut langsung merusak sebanyak lima pondok dan menyerang warga yang ada di lokasi, sehingga membuat satu orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka.

“Satu warga meninggal dan dua luka-luka, selain itu sebanyak 5 pondok warga yang berkebun di rusak gajah liar tersebut,” sebutnya.

BACA JUGA :  Afsal Sabil MAhasiswa SPI dan Habil Jian Afip Menang Telak, Pimpin Presiden Mahasiswa IAIN Langsa Periode 2026/2027

Tabrani juga menambahkan, korban yang meninggal dunia atas nama Sufri (40) sudah dikembalikan ke rumah duka untuk disemayamkan, sedangkan korban yang mengalani luka sedang mendapatkan perawatan tim medis.

“Korban meninggal dunia atas nama Sufri usianya 40 tahun, warga Lampahan Kabupaten Bener Meriah, sedangkan yang luka adalah Miswan (56) warga Medan, satu lagi Safar (35) Kecamatan Bies Aceh Tengah, kini sedang mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Datu Beru,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Aceh Tengah, Abdaikan,  mengatakan, pihaknya kini sedang mencarikan solusi untuk mengusir gajah tersebut dari area perkebunan warga.

“Iya, benar ada satu ekor gajah mengamuk di area perkebunan warga di Kecamatan Ketol yang mengakibatkan satu warga meningga dunia dan dua luka-luka,” jelasnya.

BACA JUGA :  Perkara Beasiswa BPSDM Aceh Masuki Babak Baru P21 di Kejaksaan

Selain terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait, pihak BPBD Aceh Tengah terus memantau keadaan warga yang luka di rumah sakit, pihaknya juga akan segera menyalurkan bantuan jangka panik pada para korban.

“Kita sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengani amukan gajah liar, sambil terus memantau keadaan warga yang luka akibat amukan gajah,” terangnya.

BPBD Aceh Tengah juga mengimbau agar untuk sementara waktu warga tidak berada di kawasan amukan gajah, hal ini guna mengantisipasi jatuhnya korban lagi.

“Kami imbau warga untuk menjauhi lokasi amukan gajah, sebelum gajah liar tersebut berhasil digiring oleh petugas ke dalam hutan lagi,” tegasnya. (*)