Masih Rawan Narkoba, Pengedar Kampung Ambon Geser Lokasi Transaksi

oleh -165.759 views

Jakarta | Realitas – Kawasan Komplek Permata Indah, Cengkareng, Jakarta Barat atau yang lebih dikenal Kampung Ambon rupanya masih dijadikan lokasi transaksi narkoba.

Padahal kawasan itu sering digerebek beberapa kali oleh Polisi.

Pada Rabu (12/02/2019) dan Kamis (13/02/2019) Polisi kembali menggerebek Kampung Ambon.

Di sana, Polisi menangkap 6 orang pengedar narkotika.

Para pengedar yang ditangkap yakni R, TP, JS, A, DSK, dan SB.

Selain mengamankan pengedar, Polisi juga menyita barang bukti 7 gram sabu.

“Penangkapan kemarin yang ditangkap itu tinggal di Kampung Ambon cuma satu (TS), lainnya di kos-kosan (di luar Kampung Ambon), Kosan ada di Gang Gotong Royong, dan Kapuk,” ucap Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius, saat dihubungi, Jumat (15/02/2019).

Antonius menyebut, mereka tidak lagi bertransaksi di dalam pemukiman di Kampung Ambon.

BACA JUGA :  Usai dilantik Kapolda Aceh Kunker Perdana ke Aceh Timur, Terlihat Sangat Akrab dengan Wakil Bupati Aceh Timur

Mereka bertransaksi di bagian luar Kampung Ambon.

“Jalur perdagangan sekarang dilakukan di pinggir kali ke Tanjung itu, yang arahnya ke Pospol, nanti disisir nah, sepanjang itu sekarang orang beli naik motor,” ucap Antonius.

Para pengedar hanya nongkrong di pinggir kali.

Mereka pun jarang membawa narkoba saat bertransaksi.

BACA JUGA :  Usai dilantik Kapolda Aceh Kunker Perdana ke Aceh Timur, Terlihat Sangat Akrab dengan Wakil Bupati Aceh Timur

“Saat ada pembeli diselipkan di mana gitu, ada pohon, rumput, jadi digeledah tidak ada, tidak tahu mereka nyomot di mana,” ujar Antonius.

Hal itulah yang membuat Polisi beberapa kali menangkap beberapa terduga tapi tidak ada barang bukti yang dibawa.

“Ditangkap beberapa kali tidak ada BB (barang bukti), Kita tahu itu penjahatnya tapi tidak ada BB-nya,” kata Antonius.

Antonius pun akan tetap melakukan operasi dan penyisiran di sekitar kawasan Kampung Ambon.

“Untuk penyisiran terus, saya akan simpan lagi orang di sana,” sambungnya lagi. (dtc/intan)