Langsa | REALITAS – Dinamika kepemimpinan di lingkungan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa kembali menjadi sorotan di awal tahun 2026. Sehari sebelum penunjukan Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Pascasarjana, Direktur Pascasarjana IAIN Langsa, Dr. Zulfikar, MA, secara mengejutkan menyatakan pengunduran diri di hadapan publik yang menguti rapat diruang aula Barat IAIN Langsa
Pengunduran diri tersebut disampaikan pada Rabu, 28 Januari 2026, dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) IAIN Langsa, tepatnya saat Dr. Zulfikar diberi kesempatan menyampaikan laporan RTM hasil Audit Mutu Internal (AMI). Pernyataan pengunduran diri itu disampaikan secara terbuka di hadapan Rektor IAIN Langsa, Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf, Nst, MA, serta seluruh jajaran pimpinan dan pejabat tinggi IAIN Langsa yang hadir dalam forum resmi tersebut.
Menariknya, tidak lama setelah peristiwa tersebut, Rektor IAIN Langsa secara resmi menunjuk Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Amiruddin Yahya Azzawiy, MA, sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Pascasarjana IAIN Langsa.
Penyerahan Surat Keputusan (SK) Plt. Direktur Pascasarjana berlangsung Kamis, 29 Januari 2026, di ruang kerja Rektor IAIN Langsa.
Dalam penyerahan SK tersebut, Rektor didampingi oleh Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan (AUK) IAIN Langsa, Dr. (C) Amrun Saleh, serta Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik (ULA), Riza Fahmi, MH.
Rektor IAIN Langsa menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi Dr. Zulfikar selama memimpin dan mengembangkan Pascasarjana IAIN Langsa. Ia menegaskan bahwa penunjukan Wakil Rektor I sebagai Plt. Direktur Pascasarjana merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan aktivitas akademik.
“Kita menunjuk Wakil Rektor I agar seluruh kegiatan akademik Pascasarjana tetap berjalan optimal,” ujar Prof. Ismail Fahmi Arrauf.
Namun hingga kini, alasan pengunduran diri Dr. Zulfikar belum disampaikan secara terbuka kepada publik. Kondisi ini memunculkan berbagai spekulasi dan pertanyaan di kalangan sivitas akademika, termasuk dugaan adanya ketidakharmonisan dalam tata kelola internal.
Situasi ini dinilai menjadi awal tahun 2026 yang kurang kondusif bagi kepemimpinan Rektor IAIN Langsa. Terlebih, tahun 2025 sebelumnya juga diwarnai sejumlah persoalan dan dinamika institusional yang menjadi perhatian publik. Pengunduran diri seorang pejabat strategis di awal tahun dinilai dapat berdampak pada kepercayaan dan stabilitas kelembagaan apabila tidak diikuti dengan penjelasan yang transparan.
Dengan amanah baru tersebut, Dr. Amiruddin Yahya Azzawiy, yang akrab disapa Dr. Emi, diharapkan mampu mengawal dan meningkatkan kualitas pengelolaan akademik Pascasarjana IAIN Langsa di tengah dinamika yang ada. (Ai)
(Sumber : Mediakontras.id)


