Musda Kosgoro 1957 Riau Siap Jadi Rumah Rakyat, Fokus pada Ekonomi Kerakyatan

oleh -57.759 views

Pekanbaru | REALITAS – Musyawarah Daerah (Musda) Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Provinsi Riau menjadi momentum penting dalam penguatan konsolidasi organisasi kekaryaan di wilayah Sumatra.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, Dave Laksono, hadir langsung membuka acara Musda tersebut dan mengumumkan penugasan Ida sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PDK Kosgoro Riau sekaligus calon tunggal yang diusung secara aklamasi.

“Kita hadir di sini untuk membuka dan juga melaksanakan Musda Kosgoro Provinsi Riau. Kita tugaskan Ibu Ida sebagai Plt-nya, dan insya Allah, beliau sanggup dan mampu untuk memimpin dan membesarkan Kosgoro di Riau,” ujar Dave Laksono.

“Penunjukan Ida bukan hanya sebagai bentuk kepercayaan struktural, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk memperkuat keberadaan Kosgoro di seluruh daerah di Riau yang hingga kini belum tersentuh oleh organisasi. Ia memiliki mandat penuh untuk melakukan konsolidasi masif dan memperluas struktur organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota,” tutup Dave singkat.

BACA JUGA :  Usai dilantik Kapolda Aceh Kunker Perdana ke Aceh Timur, Terlihat Sangat Akrab dengan Wakil Bupati Aceh Timur

Sementara itu, Plt. Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Provinsi Riau, Ida Yulita Susanti, menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kosgoro sebagai rumah perjuangan rakyat sekaligus mitra sinergis pemerintah dalam membangun daerah.

“Ini adalah amanah dari Ketua Umum. Kami siap untuk konsolidasi menyeluruh di Riau, bagaimana rumah Kosgoro benar-benar menjadi rumah rakyat. Kosgoro harus solid untuk membangun Provinsi Riau dan mendukung penuh program-program strategis pemerintah pusat,” ujar Ida dalam keterangan pers di rangkaian Musda Kosgoro Riau, Sabtu (26/7).

Menurut Ida, PDK Kosgoro 1957 Riau kini telah memiliki 145 anggota aktif yang berasal dari berbagai bidang. Struktur keorganisasian ini diklaim siap memperkuat peran Kosgoro dalam menjalankan fungsi sosial dan politik, terutama dalam bidang ekonomi kerakyatan yang menjadi fokus utama.

BACA JUGA :  LSM KANA Minta APH Periksa Anggaran Jasa Keamanan Disdikbud Aceh Timur Senilai Rp2,1 Miliar

“Bidang-bidang yang dibentuk akan diarahkan pada pemberdayaan masyarakat, khususnya sektor ekonomi. Ini sejalan dengan fokus pemerintah pusat. Kita ingin Kosgoro Riau ini hadir langsung di tengah masyarakat dengan program-program yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat,” kata Ida.

“Kader-kader Kosgoro harus memiliki manfaat, bukan hanya untuk organisasi, tapi juga secara pribadi. Dengan begitu, mereka akan menjadi agen perubahan di masyarakat,” tutup Ida Yulita Susanti.

Musda ini menjadi penanda arah baru bagi Kosgoro 1957 di Riau. Dengan kepemimpinan baru dan agenda kerja yang terstruktur, organisasi ini menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan penguatan ekonomi kerakyatan di daerah. (Mirza Yamoli)