Polisi Kerahkan Ribuan Personel Kawal Aksi Damai Bela Palestina Di Kedubes Amerika

oleh -161.759 views
Polisi Kerahkan Ribuan Personel Kawal Aksi Damai Bela Palestina Di Kedubes Amerika
Bendera Palestina berukuran raksasa terbentang saat aksi damai bela Palestina di depan Kedubes Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Sabtu (28/10/2023). Foto: MPI

Jakarta | MEDIAREALITAS – Polisi mengerahkan 2.177 personel untuk mengawal aksi damai membela Palestina di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat, Sabtu 28 Oktober 2023.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, personel yang dikerahkan meliputi Polda Metro Jaya sebanyak 1.882 personel dan polres 295 personel. “Total 2.177 personel dikerahkan,” kata dia kepada wartawan, Sabtu 28 Oktober 2023.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro menambahkan, pihaknya menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas di sekitar unjuk rasa. Hal itu demi menjaga kenyamanan masyarakat lain yang sedang beraktivitas.

Adapun, ruas jalan yang di alihkan yakni di Jalan Medan Merdeka Selatan. “Saat ini arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan dialihkan,” ujar dia.

Massa aksi bela Palestina telah berkumpul sejak pukul 06.00 WIB di Kantor Kedutaan Besar AS. Mereka membawa bendera Palestina hingga poster berisi dukungan kemerdekaan negara Palestina.

Amnesty International Indonesia dan aktivis pembela Hak Asasi Manusia (HAM) menggelar aksi solidaritas menuntut untuk mengakhiri serangan di Gaza. Aksi dilakukan di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Jumat (27/10/2023).

Sudah tiga pekan Jalur Gaza makin membara dan belum ada tanda-tanda bakal berakhir sejak serangan tak terduga Hamas ke Israel yang menewaskan 1.400 jiwa dan serangan balik Israel ke Gaza yang merenggut lebih banyak nyawa hingga lebih dari 5.000 jiwa.

Jalur Gaza kini luluh lantak akibat serangan serampangan Israel. Banyak bangunan yang hancur bahkan rumah sakit pun hampir kolaps akibat serangan tersebut. Semakin parah karena blokade ilegal oleh Israel di Gaza selama 16 tahun.

“Karena itu inilah saat sejarah bagi PBB, bagi kita semua, bagi Indonesia yang sudah memperlihatkan tekad perjuangannya dengan mendirikan rumah sakit bagi masyarakat Palestina di Gaza untuk mengambil langkah-langkah yang mungkin dilakukan pada saat momentum puncaknya dari pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang luar biasa,” ujar Marzuki Darusman, Pelapor khusus PBB atas HAM di Korea Utara 2010-2016, Jumat (27/10/2023).

Lebih lanjut Marzuki mengungkapkan ketika ini masih dibiarkan, tidak hanya pelanggaran HAM tapi bakal menjadi tragedi kemanusiaan yang tiada tara.

“Kalau ini dibiarkan akan terjadi tidak saja pelanggaran hak Asasi manusia, tetapi tragedi kemanusiaan yang tidak ada taranya sampai hari ini,” ucapnya.

Dia pun mengatakan, agar kedua belah pihak untuk melakukan gencatan senjata. Sementara, untuk masyarakat internasional diminta untuk segera mengirimkan bantuan humaniter secepatnya.

“Menyalurkan secepat-cepatnya bantuan masif humaniter untuk menyelamatkan anak-anak, ibu-ibu dan seluruh masyarakat Palestina yang dari hari ke hari mengalami cedera pembunuhan anak-anak, ibu-ibu dan seterusnya,” pungkasnya.

Sumber: Luputan6