Makasar | Realitas – Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Daerah jangan terbuai oleh dana transfer dari pusat ke daerah. Hal itu dikatakannya pada Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-27, di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (29-4- 2023).
Peringatan Hari Otonomi Daerah (Haotda) yang merupakan agenda tahunan dengan Tema “Otonomi Daerah Maju, Indonesia Unggul”. Dihadiri, para Gubernur dan para Bupati/ Walikota se-Indonesia, juga diantaranya Pj. Bupati Aceh Singkil Marthunis, ST., D.E.A .
Turut hadir memenuhi surat undangan Menteri Dalam Negeri Nomor: 10.2.7/2053/SJ, tanggal 5 April 2023,” terang Kabag Prokopim Aceh Singkil Abdul Rahman.
Menteri Dalam Negeri Negeri Tito Karnavian. dalam sambutannya menyampaikan bahwa melalui momentum Hari Otonomi Daerah ini Kemendagri menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada daerah-daerah yang telah berhasil memaksimalkan potensi- potensi yang dimiliki sehingga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kemampuan fiskalnya.
Berdasarkan data, dapat kita pahami bahwa prinsip otonomi daerah yang bertujuan untuk mendorong kemandirian fiskal sangat penting dalam rangka membuka diskursus mengenai kewenangan.
Mendagri Menegaskan, Daerah jangan terbuai oleh dana transfer dari pusat ke daerah. Transfer dari pusat adalah trigger atau pemicu agar daerah mampu mandiri dan berinovasi serta menggali potensi-potensi yang dapat dikembangkan demi terwujudnya kemandirian fiskal bagi daerah-daerah otonom, sehingga apabila terjadi guncangan keuangan di tingkat Pusat tidak akan memberikan dampak besar bagi daerah.
Pada akhir sambutannya Menteri Dalam Negeri menyampaikan ucapan selamat dan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah (3 Provinsi, 10 Kabupaten dan 10 Kota) yang menerima penghargaan Daerah yang Berkinerja Tertinggi Secara Nasional berdasarkan Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2022.
Menteri dalam negeri berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi dan dorongan untuk terus berinovasi dan bersemangat dalam memajukan daerah serta memberikan dampak positif kepada masyarakat. Semoga apa yang menjadi tujuan otonomi daerah sebagaimana filosofi pembentukannya dapat terwujud disemua daerah.
Ditempat terpisah Pj.Bupati Aceh Singkil berharap, melalui Hari Otonomi Daerah ini Kabupaten Aceh Singkil dapat belajar dari prestasi dan kinerja daerah lain untuk meningkatkan kinerja dalam rangka percepatan, efektifitas dan efesiensi penyelenggaraan pemerintah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kita harus belajar dari kabupaten/kota yang menerima penghargaan pada hari ini terutama dalam hal inovasi pemerintahan di segala aspek” tekad Marthunis.(Rostani)

