Polres Metro Jakarta Barat Bekuk Enam Polisi Gadungan

oleh -80.579 views
Polres Metro Jakarta Barat Bekuk Enam Polisi Gadungan

Jakarta | Realitas – Tim gabungan Polres Metro Jakarta Barat dan polsek kembangan berhasil mengamankan komplotan polisi gadungan yang melakukan perampasan sepeda motor di Jl. Gang Kubur Joglo RT.008/003 Kel. Joglo Kec. Kembangan Jakarta Barat pada kamis lalu, (2/3/2023) sekira pukul 21.00 wib.

Kejadian tersebut sempat terekam oleh kamera CCTV dan viral dimedia sosial

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi didampingi Kasat Reskrim Kompol Andri Kurniawan dan Wakasat reskrim Kompol Niko Purba mengatakan, Para pelaku dalam menjalankan aksinya terbagi menjadi 2 Tim, Tim pertama melakukan COD dengan korban dan Tim kedua mengaku sebagai polisi gadungan dengan mengendarai sebuah mobil,

setelah korban sampai lokasi yang ditentukan oleh Tim pertama yang berperan untuk melakukan cash on delivery (COD) melakukan transaksi dengan korban

” Kemudian tim yang berperan sebagai polisi (polisi gadungan) mendatangi korban dan menuduh korban sebagai penadah, setelah itu barang, uang cash dan ATM milik korban diambil oleh pelaku,” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi saat press conference, Selasa, 14/3/2023.

Kombes Pol M Syahduddi menjelaskan pelaku yang berhasil diamankan sebanyak enam orang diantaranya berinisial ZK (peran sebagai COD), DA (yang melakban korban), DOP (penyedia alat), KD (sopir), IGD (membawa motor korban) dan MSI (peran dimotor).

BACA JUGA :  Pengadilan Tinggi Medan Ubah Vonis Mati 'Ratu Narkoba' Aceh

“Ke enam polisi gadungan itu berhasil diamankan di dua lokasi berbeda diantaranya di Jl. Kali Abang Tengah Kel. Perwira, Kec. Bekasi Utara, Kota Bekasi Jawa Barat dan di Jl. Gg Masjid Poncol Kel. Desa Jampang Kec. Kemang kab. Bogor kabupaten Jawa Barat,” ujar Kombes pol M Syahduddi

Lebih jauh Kombes Pol M Syahduddi menjelaskan, Awal mula kejadian tersebut terjadi pada Hari Kamis Tanggal 02 Maret 2023 sekira pukul 21.00 wib.

Menurut keterangan korban, pada saat itu korban mengenal pelaku melalui media sosial Facebook lalu pelaku ingin menjual Motor ADV sekitar 10 Juta rupiah, lalu korban bertemu pelaku a.n ZK dan mentranferkan uangnya melalui M Bangking Bank BNI a.n. HANDI LESMANA

Kemudian setelah selesai mentransfer korban akan pergi dan datang pelaku lainnya dengan menaiki mobil sebanyak 6 orang mengaku sebagai anggota polisi.

Korban ditarik oleh para polisi gadungan itu ke dalam mobil dan korban di ikat tangannya serta ditutup matanya dengan lakban hitam.

BACA JUGA :  Bareskrim Polri Bongkar Kasus TPPO Di Sydney

Kemudian korban dibawa keliling dan dituduh sebagai penadah dan korban dipukuli sambil pelaku meminta nomer Pin M Bangking korban dengan alasan prosedur dari kepolisian dan para pelaku berhasil menggasak uang korban sebanyak 34.000.000,-

“Korban mengalami kerugian sebesar Rp. 44.550.000,- dan melaporkannya kepolsek kembangan,” terang Syahduddi

Menerima laporan tersebut kemudian tima gabungan dibawa pimpinan kanit krimum Akp Edi Budi, Kanit Reskrim Polsek kembangan Akp Diaman Saragih dan Kasubnit Jatanras Iptu M Rizky Ali Akbar melakukan olah TKP di sekitar lokasi.

Berkat kegigihan anggota, para polisi gadungan itu berhasil diamankan dan mengamankan beberapa barang bukti diantaranya berupa lima Unit Sepeda Motor, dua Unit HP OPPO warna Putih (Alat untuk kejahatan), lima Buah STNK asli kendaraan Roda Dua, dua Buah Senjata mainan jenis Revolver, satu Buah Buku Catatan pengeluaran, dua Buah Lakban warna Hitam, satu Buah Rompi polisi, dua Buah Borgol Polri, dua Buah kalung Lencana kewenangan Polri, sembilan Buah Plat Nomer kendaraan Roda Dua (motor).

Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatan nya pelaku dikenakan pasal 365 KUHP. (Yakub)