IKLAN YARA

Toyota Kijang Innova Zenix Siap Ekspor Tahun Depan

oleh -18.579 views
Toyota Kijang Innova Zenix
Foto: Toyota Kijang Innova Zenix

 GOOGLE NEWS

Jakarta | Realitas – All New Toyota Kijang Innova Zenix tak hanya diproduksi buat pasar Indonesia. Kijang Innova dengan pilihan mesin hybrid itu juga bakal dikapalkan ke sejumlah negara pada tahun depan.

“Negara-negara Asia Tenggara (akan jadi tujuan). (Innova Zenix akan diekspor) mulai tahun depan. Namun ada tambahan ekspor nanti ke Afrika. Kita biasa alokasi ekspor itu 50:50 (50% untuk domestik, 50% buat ekspor),” kata Direktur Corporate Affairs PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam, di Jakarta, Senin (21/11/2022).

Ditambahkan Presiden Direktur TMMIN, Andang Warih Tjahjono, secara bertahap Toyota Kijang Innova Zenix akan diekspor ke berbagai negara mulai kuartal pertama di tahun 2023.

“Ekspor (Kijang Innova Zenix) mulai Februari 2023 nanti. Negaranya akan kita mulai dari Asia, Central South Amerika, dan Afrika. Nanti second step-nya GCC (negara-negara Arab), Timur Tengah, dan sekitar situ. Second step kita mulai di Mei 2023,” kata Warih.

Lanjut Warih menjelaskan, saat ini permintaan atau demand terhadap mobil hybrid sangat tinggi, sehingga ini menjadi kesempatan emas bagi Kijang Innova Zenix untuk bisa merambah negara-negara lain di berbagai belahan dunia.

“Sekarang itu demand-nya hybrid tinggi banget ya. Misal di Afrika, Middle East, itu kan ada shifting dari bahan bakar minyak. Kemudian Central South Amerika (juga) banyak (permintaan),” sambung Warih.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, meminta kepada Toyota supaya mengekspor Kijang Innova Zenix ke banyak negara. Tak tanggung-tanggung, Airlangga berharap Kijang Innova Zenix bisa dikapalkan ke 50 negara.

“Dan hari ini Toyota Kijang (Innova Zenix Hybrid) diluncurkan, diharapkan bisa ekspor ke 50 negara. Dan Toyota juga akan terus mendorong bahwa investasi berbasis electric vehicle ini akan menggunakan multiple technology, baik itu Battery EV, Plug-in Hybrid, maupun Hybrid, dan pada akhirnya ke depan teknologi berbasis hidrogen atau fuel cell,” kata Airlangga di Karawang. (*)

 

sumber: detik