Aceh Singkil | Realitas – Semua orang mempunyai perannya cukup besar salah satunya Media, siapa menguasai media dia menguasai dunia. Penegasan itu disebutkan Koordinator Divisi Pengawasan Humas dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Aceh Singkil Azwar Ramnur M.A. pada diskusi media working Groub dengan puluhan Wartawan di Ruang rapat Panwaslih, Rabu (12/10/2022).
Azwar Ramnur menyebutkan, Pengawasan pemilu secara pormil sudah merupakan tugas dari Panwaslu (Panwaslih) akan tetapi mengingat kerterbatasan berbagai hal perlu adanya melakukan diskusi untuk mempererat hubungan silaturrahmi dengan Media terkait dengan hal-hal yang hubungannya dengan informasi.
“Pada hakikatnya Pengawasan Pemilu tidak hanya tanggung jawab Panwaslu tetapi masyarakat luas termasuk pers, karena keterbatasan dari anggota maupun staf Panwaslu .” kata Azwar Ramnur.
Sebelumnya Ketua Panwaslu Aceh Singkil Salman dalam diskusi itu berharap kepada insan Pers agar dapat membina hubungan baik sesuai dengan peranan yaitu bisa membuat publik mengetahui dan paham apa itu Pemilu mulai dari mekanismenya, teknis, kepentingan Pemilu serta fungsi dan tujuannya Pemilu itu dilaksanakan, pers juga berperan sebagai pengawasan partisipatif dalam upaya mencegah tidak terjadinya money politik.

Dalam diskusi itu dari sejumlah wartawan memberikan saran dan masukan kepada Panwaslih juga halnya sama disampaikan, mantan Ketua Panwaslu Aceh Aceh Singkil masa periode 2004 saat ini wartawan media Realitas menyarankan agar Panwaslu mensosialisasikan pemilu bersyariah guna mencegah money politik. Sosialisasi bisa dilakukan oleh para ustad.
Hal yang sama seperti telah disosialisasikan beberapa waktu yang lalu telah dilakukan oleh Kowas-LG dalam memberikan sosialisasi pemilu bersyariah.
Usai diskusi media working Groub Koordinator Divisi Pengawasan Humas dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Aceh Singkil Azwar Ramnur membagi buku “Teriminologi Pangawas Pemilu di Aceh Singkil” yang ditulis Mukhlisuddin Ilyas, Jufrizal-Salman, Azwar Ramur dan Deva Susanti. Kepada puluhan Wartawan secara simbolis di terima Rostani Media Realitas. (*)











