Kasus Guru Tampar Siswa di Muara Enim Damai, Korban Dibayar 30 Juta

oleh -70.579 views
Kasus Guru Tampar Siswa di Muara Enim Damai, Korban Dibayar 30 Juta
foto istimewa

 GOOGLE NEWS

Semende | Realitas – Kasus oknum guru di Kecamatan Semende Darat Laut, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, yang diduga melakukan kekerasan dengan cara menampar dan meninju terhadap murid SMA Negeri 1 Pulau Panggung, berakhir damai, korban dibayar 30 juta.

Informasi yang diterima Media Realitas, Jum’at (28/10/2022) kasus tersebut sudah berdamai dengan pihak korban dan disaksikan oleh aparat desa sekaligus Kapolsek, Semende Darat Laut.

Perdamanyan tersebut berlangsung pada Kamis, (27/10/2022) dengan menyerahkan uang 30 juta kepada pihak keluarga korban.

Ketika dikonfirmasi media ini kepada keluarga korban mengatakan, oknum guru tersebut tidak merasa keberatan memberikan uang perdamaian sebesar Rp 30 juta, sedangkan degan korban (Ar) selaku siswi membenarkan adanya perdamayan.

Sementara itu oknum guru tersebut yang berinisial (AD), ketika dikonfirmasi media ini menyebutkan, dirinya tidak keberatan soal memberikan uang perdamaian sebesar Rp 30 juta, itu pelajalan buat saya kedepanyan, ujarnya lewat pesan whatsapp dengan simngkat.

Kasus Guru Tampar Siswa di Muara Enim Damai, Korban Dibayar 30 Juta
foto istimewa

Sebelumnya diberitakan, Oknum guru yang bertugas di SMA Negeri 1 Pulau Panggung Kecamatan Semende Darat Laut, diduga menampar dan meninju seorang siswi perempuan yang berinisial (Ar).

Akibat perbuatan tersebut menyebkan siswi pusing hingga pingsan.

Saat di konfirmasi mediarealitas.com kepada korban (Ar), Senin (17/10/2022) mengatakan” bahwa guru tersebut sempat menggeluarkan kata kata kasar yang tidak manusiawi.

Bahkan guru ini terkenal tempramen sering melakukan kekerasan terhadap murid yang ada di SMA Negeri 1 Pulau Panggung, ujar keluarga korban.

Menurut (Ar) kejadian seperti ini bukan yang pertama namun siswa enggan dan takut untuk menceritakan kekerasan dari guru tersebut, bebernya dengan muka ketakutan.

Lebih lanjut dikatakan korban oknum guru yang berinisial (Ad) saat dihubungi keluarga korban tidak bisaterhubungi, bahkan tidak aktif.

Oleh karena itu keluarga korban melaporkan tindakan kekerasan tersebut ke Polsek Semende, dan akan melanjutkan ke Polres Muara Enim.

Ketika Wartawan media ini mencoba konfirmasi dengan guru yang diduga melakukan kekerasan kepada siswinya, pihak dari keluarga menuturkan mohon pengertiannya karena beliau lagi dalam keadaan sakit, takutnya beliau tambah drop, ujar Ls selaku adik dari oknum guru tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Semende AKP Marinus Ginting ketika dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Aipda Ardiansyah Yunisca, membenarkan bahwa keluarga korban sudah melaporkan kepolsek Semende dan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan ujar Ardiansyah dikonfirmasi melalui telepon.

Di tempat terpisah salah satu tokoh pemuda di Semende Nf, Kekerasan terhadap murid wanita bahkan sampai membuat sakit kepala dan nyaris pingsan ini adalah kekejaman yang sangat fatal dan bisa menghancurkan moral parguru, sebagai contoh kepada murid, karena perilaku guru akan di tiru oleh muridnya.

Nf juga Berharap pihak dinas pendidikan akan segera turun ke kecamatan Semende darat laut, untuk memberikan sanksi tegas perilaku guru yang semena- mena, kepada aparat penegak hukum mohon untuk segerah menindak dan segera diproses secara hukum yang berlaku. (*)