IKLAN YARA

Nasir Djamil : Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Barat Selatan Aceh Sangat Merugikan Negara

oleh -97.579 views
Nasir Djamil Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Aceh Barat Itu Sangat Merugikan Negara
Foto ist

 GOOGLE NEWS

Jakarta | Realitas – Dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi oleh oknum ‘berseragam’ yang terjadi di Barat Selatan Aceh menjadi salah satu faktor pemicu kelangkaan BBM.

Pasalnya, penimbunan yang dilakukan oleh beberapa oknum tak bertanggung jawab disinyalir menjadi biang kerok BBM jenis solar ini menjadi langka di sana.

Anggota komisi III DPR RI, Muhammad Nasir Djamil menegaskan, bahwa penyalahgunaan BBM bersubsidi merupakan praktek yang sangat merugikan negara.

Andai cuma satu SPBU saja dialibi tidak tersedia stock BBM bersubsidi masih bisa dipahami, tapi kalau sudah mayoritas SPBU di Barat Salatan Aceh(Barsela) ketiadaan stok BBM bersubsidi ini pasti ada permainan.

BACA JUGA :   Enam Mesin Pompa Air PDAM Tirta Meulaboh Rusak, Pelanggan Mohon Bersabar

Tentu patut diduga ada hal yang tidak beres terjadi di sana” ujar Nasir Djamil kepada media ini ketika ditemui di kamar kerjanya lantai lima tadi malam, Rabu, 28 September 2022.

Dirinya menjelaskan, praktek penyimpangan seperti itu lumrah terjadi lantaran adanya kerjasama antara oknum pegawai SPBU dan oknum-oknum lainnya demi meraup keuntungan pribadi.

Hal ini tentunya harus mendapat perhatian khusus dari Pertamina itu sendiri untuk ikut memastikan agar BBM bersubsidi tepat sasaran.

“Adanya praktek itu tentu yang dirugikan adalah masyarakat. Sebabnya, harus ada pengawasan khusus dari stakeholder terkait,”

Tak hanya itu, politisi fraksi PKS yang dikenal lantang menyuarakan hak rakyat itu pun menanggapi pemberitaan yang melibatkan seorang oknum aparat berseragam dalam praktek penyalahgunaan BBM bersubsidi di Aceh Barat.

Menurutnya, dirinya belum tahu persis detail kejadian tersebut. Tapi jika ada oknum TNI di Aceh Barat yang terlibat dalam penyalahgunaan BBM Bersubsidi. Itu patut dilaporkan ke Pomdam agar segera diperiksa.

BACA JUGA :   Wakapolres Lhokseumawe Bagikan Nasi Bungkus Kepada Pengguna Jalan

“Seharusnya jika pimpinan (Dandim) di instansi itu mengetahui keterlibatan anak buahnya dalam melakukan penyimpangan seharusnya ditindaklanjuti bukan dilindungi.

Pesan saya, jika ada masyarakat yang melihat langsung penyimpangan yang terjadi, langsung laporkan saja ke Pomdam, akan ditindaklanjuti,” ungkapnya mengakhiri. (*)