Masyarakat Desa Lingga Sepakat Hasil Mediasi Dengan PT BA

oleh -125.759 views
Masyarakat Desa Lingga Sepakat Hasil Mediasi Dengan PT BA
foto ist

Muara Enim | Realitas – Kapolres Muara Enim lakukan mediasi antara masyarakat desa Lingga dengan PT BA terkait rekrutmen tenaga kerja perusahaan yang beroperasi di Banko Barat bertempat di Balai Desa Lingga Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim.

Usai mengadakan mediasi masyarakat Lingga dengan PT Bukit Asam, Kapolres Muara Enim AKBP. Aris Rusdyanto gelar konferensi pers didampingi Camat Lawang Kidul dan GM UPTE PT BA Vempri Sagara, hasilnya mencapai kesepakatan apa yang menjadi tuntutan masyarakat Lingga. Selasa (06/09/2022)

Lebih lanjut dikatakan Aris “Alhamdulillah, mediasi ini berjalan lancar dengan sepakat akan dibentuk kelompok kerja (Pokja) terdiri dari perangkat Kecamatan, perangkat Desa, Disnaker dan perwakilan masyarakat Lingga, untuk penerimaan tenaga kerja PT BA dan subkontraktor akan diawasi dan dipantau Kapolres serta Disnaker agar transparan,” ucapnya.

Juga diungkapkan Kapolres, mediasi yang dilaksanakan ini dihadiri Ka. Disnaker Herawati, kaban Kesbangpol Andi Wijaya, GM UPTE PT BA Vempri Sagara, Camat Lawang Kidul Andrille Martin, juga perwakilan masyarakat sebanyak 20 orang dari tokoh masyarakat, dan perwakilan dari 6 dusun, dengan membuahkan hasil kesepakatan bersama, mediasi ini berjalan lancar, aman dan kondusif.

Sementara disampaikan Vempri bahwa aksi damai yang digelar masyarakat Lingga tadi kondusif, tertib dan teratur dan ini terjadi karena komunikasi kurang lancar, kalau lancar tidak akan terjadi, ini tidak masalah PT BA akan komitmen bisa maju bersama dengan harmonis.

Kata Vempri “saya ucapkan terima kasih kepada Kapolres, Batalyon, Camat Kapolsek serta Danramil yang membantu untuk mengatur dan mengamankan jalannya aksi damai tadi sehingga berjalan lancar dan tidak ada anarkis,” jelasnya.

Ke depan katanya, akan diperbaiki lagi komunikasi, karena ini komunikasi kurang lancar, mudah-mudahan nanti akan harmonis dan dapat bersinergi bersama masyarakat.

Adapun tuntutan aksi damai tadi, ucap Vempri “sudah disampaikan pak Kapolres untuk membentuk kelompok kerja terdiri dari Camat, Kades dan para Kadus,” tandasnya.

Sementara menurut Amat Nangwi yang didampingi Alam mewakili masyarakat Desa Lingga menerima hasil mediasi dengan poin perekrutan tenaga kerja dikoordinir oleh Pokja, realisasi bantuan CSR sebesar 2,5% untuk Desa Lingga dengan catatan akan di bicarakan dengan pihak manajemen PT BA, magang akan di berikan pihak PT BA secara langsung dan berkelanjutan.

“Seminggu setelah ini akan kami tagih janji sejauh mana hasilnya apabila tidak terealisasi kami siap turun kejalan tutup area pertambangan Bangko barat sampai keinginan kami dipenuhi oleh pihak managemen,” ujar Amat. (*)