IKLAN YARA

Nekat Bawa Puluhan kg Sabu, Nelayan Asal Labuhanbatu Ditangkap

oleh -39.579 views
Nekat Bawa Puluhan kg Sabu, Dua Nelayan Di Labuhanbatu Dibekuk Polisi
Editor: Rostani

Labuhanbatu | Realitas – Polisi sita 25 kg sabu dan bekuk dua nelayan di perairan Sungai Barumun Tanjung Lumba-Lumba Pantai Timur Pulau Sumatera berdekatan dengan perairan Selat Malaka.

Kedua nelayan itu AS (37) dan JA (46) merupakan warga Desa Sei Merdeka, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti melalui Kasi Humas Iptu Agus E, Senin, (1/8/2022) menyebut informasi yang beredar di masyarakat perihal adanya tas berisi narkotika ditemukan di perairan Sungai Barumun Tanjung Lumba-Lumba Pantai Timur.

BACA JUGA :   Kado HUT RI Ke-77, Polres Lhokseumawe Ungkap 1.052 Gram Sabu

Kemudian pada Jumat (22/7) petugas melakukan penyelidikan dengan cara mewawancarai nelayan yang menemukan sabu dan menyewa dua unit boat.

Tim Ditres Narkoba Polda Sumut dan Polres Labuhanbatu melakukan penyelidikan secara intensif dan berhasil meringkus dua orang tersangka AS dan JA.

“Dari pengembangan kedua tersangka disita empat bungkus narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam warna hitam seberat 3.603,34 gram,” ucapnya.

BACA JUGA :   Kado HUT RI Ke-77, Polres Lhokseumawe Ungkap 1.052 Gram Sabu

Kasi Humas mengatakan, kedua tersangka mengakui perbuatannya dan sengaja mencari tas berisi sabu, menyimpan serta menyisihkan dengan tujuan untuk dijual nantinya sebagai modal untuk usaha.

Barang bukti yang disita dari kedua tersangka yaitu satu tas besar warna biru berisi 20 bungkus sabu seberat 19.255,4 gram netto, satu plastik berisi empat bungkus narkotika jenis sabu seberat 3.603,34 gram netto, satu plastik klip berisi sabu 2,5 gram netto, satu unit sampan kayu bermesin dompeng 6 PK, dan satu gulung jaring ikan adalah yang digunakan kedua tersangka.

BACA JUGA :   Kado HUT RI Ke-77, Polres Lhokseumawe Ungkap 1.052 Gram Sabu

“Kedua tersangka melanggar Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” ujarnya. (*)

Sumber: antara