Kontraktor Proyek Pembangunan Jalan Guha Tujoh Wajid Ditegur

oleh -37.579 views
Kontraktor Proyek Pembangunan Jalan Guha Tujoh Wajid Ditegur
Foto istimewa
Editor: Rostani

 GOOGLE NEWS

Pidie | Realitas – Proyek Pembangunan Jalan di kawasan Guha Tujoh, Pidie, bagaikan tidak terkontrol pasalnya, Debu yang menggangu para Masyarakat dan pelintas diarea itu.

Terkait hal tersebut, LASKAR meminta pihak rekanan atau kontraktor untuk menyiram badan jalan yang sangat mengganggu para pengguna jalan akibat banyaknya debu, karena diduga jalan tidak disiram.

Kondisi jalan yang berkerikil dan penuh debu, membuat para pengguna jalan khususnya pengendara sepeda motor, sangat terganggu.

BACA JUGA :   Ditreskrimsus Tangkap Terduga Pelaku Penimbunan BBM

Begitu juga, kondisi warung yang berada di pinggir jalan, mereka tampak terganggu dengan debu yang beterbangan dan masuk ke warung mereka.

Padahal, mobil air ada di lokasi, tetapi pihak pekerja jalan itu tidak seperti pernah melakukan penyiram,” kata Ketua Harian LASKAR, Selasa 23 Agustus 2022.

Saat ini, ungkap Mukhlis, sepanjang jalan 1 KM di perbatasan Aceh Besar-Pidie tepatnya di Gampong Tibang, Kecamatan Pidie dan Kecamatan Muara Tiga, sedang dikerjakan proyek peningkatan jalan.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, proyek peningkatan jalan itu menggunakan dana yang bersumber dari APBA Otsus Aceh dengan nilai kontrak sebesar Rp 6,7 miliar lebih.

Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Laguna Seca, dengan pengawasan yang dilakukan oleh CV Laguna Engineering. “Proyek itu dimulai sejak 8 April 2022, tapi di papan informasi, tidak ada penjelasan kapan kontrak berakhir,” kata Mukhlis.

BACA JUGA :   Besok, Lima Kecamatan Di Langsa Padam Aliran Listrik

Ketua Harian LASKAR juga berharap kepada pihak Kepolisian untuk turun tangan sebelum terjadi kegaduhan dan kecelakaan di lokasi proyek peningkatan jalan tersebut.

“Terutama kepada Kapolres Pidie, kita minta untuk menurunkan personel ke lokasi tersebut agar tidak sampai terjadi kegaduhan masyarakat, apalagi kalau sampai terjadi kecelakaan, karena kondisi jalan yang mengkhawatirkan,” katanya. (*)