IKLAN YARA

YARA, Minta Wartawan Yang Dilarang Meliput Pelantikan Ketua DPRK Langsa Silahkan Laporkan Ke Polisi

oleh -176.579 views
YARA
Ketua YARA Langsa, H A Muthallib Ibr, SE,.SH,.M.SE,. M.Kn.

 GOOGLE NEWS

Langsa I Realitas – Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Langsa, H A Muthallib Ibr, SE,.SH,.M.SE,. M.Kn, Wartawan yang dilarang maliput kegiatan pelantikan Ketua DPRK Langsa, silakan tempuh jalur Hukum, cukup unsur kalau dilaporkan dengan Pidana.

Wartawan yang kerjanya juga dilindungi Undang-Undan, demikian disampaikah H Thallib kepada sejumlah Wartawan Rabu sore (8/6/2022) di Langsa.

Kita harus hargai semua pihak tugas Wartawan juga diatur oleh UUD, Wartawan yang dilarang maliput atau dilarang masuk ke tempat acara pelantikan ketua DPRK Langsa silakan gunakan haknya untuk tempuh jalur hukum, ujar H Thallib yang juga mantan Wakil Ketua PWI Aceh.

BACA JUGA :   Polisi Grebek Kampung Boncos, Delapan Orang Positif Narkoba

Semua pihak silahkan baca Undang-undang Pers, Pasal 4 ayat (3) Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 disebutkan pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

BACA JUGA :   Siswi SD Dirudapaksa Tetangganya

Kalau ada yang melarang Wartawan silahkan tempuh jalur Hukum, ujarnya lagi.

H Thallib yang juga Dosen Fakultas Hukum Unsam, Pelarangan terhadap wartawan dengan alasan yang tidak jelas, bisa dikenakan sanksi sesuai Undang-Undang Pers.

Meliput Pelantikan Ketua DPRK Langsa Silahkan Laporkan Ke Polisi
foto istimewa

Mulai dari sanksi pidana penjara, hingga denda, ujar Wartawan senior di Aceh.

Pidanya cukup mengerikan mulai dari sanksi pidana penjara, hingga denda, tegas H Thallib.

Tindakan melarang wartawan meliput Pelantikan Ketua DPRK Langsa jelas telah melanggar aturan.

BACA JUGA :   Ditinggal Istri Pergi ke Pasar, Ayah Tiri Gagahi Anak Tirinya

Apalagi, yang dilantik merupakan pejabat publik, masyarakat harus tahu melalui media massa sebagai sarana penyebar informasi ke publik, ujarnya lagi.

Atas tindakan tersebut, maka bisa dipastikan baik scuriti atau atasannya bisa dilaporkan secara pidana, karena diduga kuat melanggar UU Pers, tutup ketua YARA. (*)