IKLAN YARA

Wilmar Group Beri 1000 Liter Minyak Goreng Untuk Korban Banjir di Sintang

oleh -20.489 views
Wilmar Group Beri 1000 Liter Minyak Goreng Untuk Korban Banjir di SintangWilmar Group Beri 1000 Liter Minyak Goreng Untuk Korban Banjir di Sintang
Wilmar Group Beri 1000 Liter Minyak Goreng Untuk Korban Banjir di Sintang
UPDATE CORONA

Sintang I Realitas – Menanggapi musibah banjir yang melanda beberapa wilayah di Kalimantan Barat, terutama yang terparah di Kabupaten Sintang. Wilmar Group memberikan bantuan melalui Kodam XII/Tpr untuk disalurkan oleh Yonif 642/Kps dan Kodim 1205/Stg. Bantuan tersebut berupa minyak goreng sebanyak 1000 liter.

Minyak goreng tersebut diserahkan langsung kepada pihak Yonif 642/Kps mewakili Kodam XII/Tpr untuk disalurkan langsung kepada yang membutuhkan bantuan.

Distribusi bantuan tersebut dilaksanakan oleh Yonif 642/Kps dan Kodim 1205/Stg dan direncanakan akan langsung dilaksanakan setibanya bantuan tersebut di Sintang.

Danyonif 642/Kps, Letkol Inf Alim Mustofa menyampaikan, “Musibah banjir yang melanda di Kalimantan Barat, khususnya Kab. Sintang merupakan tanggung jawab semua pihak. Maka terima kasih saya ucapkan kepada Wilmar Group yang telah bersedia memberikan bantuan berupa minyak goreng sebanyak 100 liter”.

“Bantuan tersebut akan langsung di distribusikan kepada warga terdampak banjir yang benar-benar membutuhkan bantuan oleh Yonif 642/Kps dan Kodim 1205/Stg sehingga dapat tepat sasaran”, lanjut Danyonif. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Banjir masih terjadi di Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Minggu (14/11/2021).

Saat ini, Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Basarnas, relawan, dan tim Pramuka langsung melakukan patroli dan mengevakuasi warga yang terdampak banjir.

Diketahui, terdapat 45 korban banjir berhasil dievakuasi.

Sejumlah kendala pun dialami petugas ketika mengevakuasi korban banjir, mulai dari cuaca yang tidak menentu, hujan, dan angin kencang.

Meski demikian, petugas tetap akan melakukan evakuasi warga yang terdampak, apalagi banjir masih terjadi setelah sempat surut sebelumnya.

Koordinator Lapangan Satgas Pramuka Peduli, Sugiarto Kurniawan, mengatakan perkembangan banjir di wilayah Sintang yang masih terjadi.

“Kondisi banjir saat ini masih stagnan, belum ada perubahan yang berarti.”

“Sehingga, perlu banyak warga yang dievakuasi dan banyak pengungsian,” katanya, Minggu (14/11/2021).

Menurutnya, kini warga yang terdampak banjir masih memerlukan sembako hingga obat-obatan.

“Saat ini yang diperlukan di tempat pengungsian, yakni obat-obatan, sembako, kebutuhan anak dan bayi, ” jelas Sugiarto.

Berdasarkan catatan BPBD Kabupaten Sintang, banjir terjadi sejak tanggal 23 Oktober 2021.

Hingga saat ini, banjir belum sepenuhnya surut meski volume air di sejumlah ruas jalan dan pemukiman warga berangsur surut. (*)

Sumber : Yonif 642/Kps