IKLAN YARA

Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Lampung

oleh -26.489 views
UPDATE CORONA

Pesawaran I Realitas – Densus 88 anti teror kembali melakukan penangkapan terhadap terduga teroris di Kabupaten Pesawaran.

Terduga teroris kali ini ditangkap di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, dengan aksi penangkapan terduga teroris oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 di wilayah setempat sempat mengejutkan Masyarakat setempat.

Hal tersebut di sampaikan oleh Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad kepada awak media iya membenarkan peristiwa tersebut dan yang di aman kan oleh Densus 88 adalah seorang anggota senior kelompok Jamaah IsIamiyah (JI) asal Lampung berinisial SU (61), Minggu (31/10) di dekat rumahnya sekitar pukul 18.40 WIB.

BACA JUGA :   Viral Anggota TNI Usir Ibu Mertua dari Rumah Dinas

Aksi Densus 88 dalam rangka mengamankan pelaku dan barang bukti terkait dugaan terorisme.

” Iya benar bahwa ada pengamanan dan penangkapan terhadap beberapa orang yang diduga berhubungan dengan aksi terorisme,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon pada hari, Senin (1/11/2021).

BACA JUGA :   Mau Liburan? 5 Fasilitas Ini Dilarang Bawa Dari Pesawat, Cek Apa Saja!

Menurut Pandra, Densus 88 telah melakukan proses pengintaian selama sepekan dan menemukan dugaan jaringan terorisme yang tersebar di beberapa lokasi.

“Jadi selama sepekan ini Tim Densus 88 sudah melakukan pengintaian hingga penangkapan sejumlah orang yang terduga teroris di Kabupaten Pesawaran,” sebutnya.

Pandra memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak panik dengan aksi penangkapan tersebut, serta berpesan agar masyarakat terus aktif menjaga situasi Kamtibmas di wilayah setempat.

BACA JUGA :   Kebun Binatang Ragunan Akan Ditutup Sementara Pada 24 Desember

“Masyarakat juga harus proaktif melakukan pengawasan, jika ada aktivitas mencurigakan segera lapor,” imbaunya.

Menurut keterangan TG salah satu warga sekitar mengatakan, yang bersangkutan itu merupakan warga asli Desa Bagelen Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran.

“Kalau untuk kesehariannya yang bersangkutan ya sering berbaur dengan masyarakat sekitar,” ujarnya. (red)