IKLAN YARA

Sandi: Omong Kosong Kota Berpendidikan di Kota Subulussalam

oleh -111.489 views
Sandi Omong Kosong Kota Berpendidikan di Kota Subulussalam
UPDATE CORONA

Subulussalam | Realitas – Sandi Angkat, ketua Himpunan Mahasiswa Pemuda dan Pelajar Kota Subulussalam-Sumatera Utara (HIMAPPKOS-SU), periode 2021-2023.

Mengapresiasi harapan Walikota Subulussalam yang ingin menjadikan Kota Subulussalam menjadi Kota Berpendidikan.

Namun sayang, menurut Sandi Angkat, yang di harapkan orang nomor satu di kota Subulussalam itu tampaknya hanya sebatas angan-angan belaka.

“seperti pada saat pembukaan STAI Jannatul Firdaus, Walikota Subulussalam mencetuskan kota Subulussalam menjadi kota pendidikan. Namun Cetusan itu tidak tercermin,” ucap Sandi Angkat, Jumat, (29/10/21), di Subulussalam.

BACA JUGA :   Youtuber Langsa Dicambuk 17 Kali, Hampir Pingsan Dengan 9 Cambukan

Selain itu Sandi Angkat yang merupakan Ketua HIMAPPKOS-SU itu juga menilai kurang nya etos kerja di tubuh dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Subulussalam.

Terkait lambannya dinas pendidikan merespon masalah asrama sehingga menimbulkan konflik antara mahasiswa yang menyewa asrama, dan pemilik asrama.

“Permasalahan asrama ini sudah menjadi agenda tahunan yang menjadi konflik antara mahasiswa dan kadisdikbud.

Namun hingga hari ini iktikad baik dari kadisdikbud untuk memperbaiki problem ini, belum menunjukkan hasil yang maksimal,” sampai Sandi.

Bahkan Sandi, juga sangat mengharapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (kadisdikbud), dapat mengevaluasi bawahan nya.

“jika kadisdikbud tidak mampu lebih baik mundur saja, atau walikota mengambil langkah untuk mengevaluasi kadisdikbud agar tercapainya harapan tersebut sebagai kota pendidikan,” harap Sandi.

BACA JUGA :   4 Polisi Diperiksa Terkait Penganiayaan yang Tewaskan Warga di Aceh

Masih kata sandi ada Orang dekat walikota baru-baru ini yang memperlihatkan cara arogansi dalam menghadapi kritik. layaknya seperti orang-orang yang tidak pernah mendapat pendidikan sama sekali.

“Baiknya bapak walikota yang terhormat menegur langsung orang terdekatnya itu, agar tidak terulang lagi nantinya. Karena ini dapat merusak citra bapak wali kota sendiri,” tegas Sandi. (Adi)