IKLAN YARA

Polsek Lobalain, Selidiki Kasus Aset Wakaf di Masjid Metina dan Ba’a

oleh -32.489 views
Polsek Lobalain, Selidiki Kasus Aset Wakaf di Masjid Metina dan Ba’a
UPDATE CORONA

Rote Ndao I Realitas – Kepolisi Sektor (Polsek) Lobalain, Polres Rote Ndao, Polda NTT, terus bekerja menyelesaikan laporan Ahmad Haji Umar Kiah kepada terduga Haji Usman Suwendi.

Kasus tersebut diduga telah melakukan tindak pidana Penggelapan hasil pengelolaan Wakaf Masjid Al-Ikwan Ba’a dan Annur Metina sejak Tahun 1993 sampai dengan Tahun 2021 tidak pernah melaporkan hasil yang dikelolanya kepada pihak Masjid dan KUA atas kejadian tersebut Ahmad datang melaporkan kejadian ke pihak kepolisian Sektor Lobalain guna di proses sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

BACA JUGA :   Modus Ilegal Mining di Kaltim Harus Dibasmi

Ahmad Haji Umar Kiah dikonfirmasi media ini, via telepon, Sabtu (18/9/2021) mengakui telah melaporkan Usman Suwendi, dengan dugaan pengelapan asset wakaf dan saat ini berproses di polsek, namun sebagai manusia kami menunggu kedatangan diduga pelaku untuk diselesaikan secara baik.

“Diduga pelaku sudah berkomunikasi, hanya belum datang karena ada halangan istrinya sakit, sebagai manusia pasti kilaf,jika sudah mengakui untuk diselesaikan secara baik laporan polisi akan ditarik,” cetus Kiah dibalik telepon gengam miliknya.

BACA JUGA :   Kali Ini KPK Lakukan OTT di Kuansing Riau

Kapolsek Lobalain IPDA Yeni Setiono, SH mengatakan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan laporan Bapa Ahmad Kiah, terkait dengan dugaan pengelapan asset wakaf.

“Anggota sudah melakukan pemangilan terhadap beberapa saksi,dan berharap dukungan semua dari para pelapor untuk diselesaikan sesuai dengan prosedur yang belaku ,” kata Kapolsek Lobalain IPDA Yeni Setiono, SH, Sabtu , (18/9/2021).

BACA JUGA :   Nekat Sebar Foto Bugil Mantan Pacar, Pria Ini Ditangkap Polisi

diketahui, pihak polsek Lobalain menerima Laporan dengan nomor, Polsek Lobalain Nomor : LP/B/35/VIII/ 2021/SPKT/Polsek Lobalain/Polres Rote Ndao/Polda NTT, tanggal 01 September 2021, pelapor Ahmad Haji Umar Kiah, beralamat di RT/RW 008/003, Kel. Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). (Dance henukh)