IKLAN YARA

Kepala BKKBN Sebut 430 Ribu yang Lahir Alami Stunting per Tahun

oleh -38.489 views
Kepala BKKBN Sebut 430 Ribu yang Lahir Alami Stunting per Tahun
Ilustrasi
UPDATE CORONA

Jakarta I Realitas – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengatakan bahwa angka pernikahan baru di Indonesia mencapai 2 juta pasangan per tahunnya.

Ia juga menyebut, sebanyak 1,6 juta bayi lahir dari pernikahan pasangan tersebut.

Namun, ia menyoroti bagaimana pasangan perkawinan itu dalam melakukan persiapan kehamilan. Karena, dari 1,6 juta angka kelahiran bayi, terdapat 27 persen atau sekitar 430 ribu bayi mengalami stunting.

Hal itu disampaikan Hasto saat konferensi pers sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting secara virtual, Jumat (3/9/2021) malam.

“Betapa bisa dibayangkan dari 1,6 juta bayi yang lahir tiap tahun dari pasangan baru itu, kurang lebih 430-nya stunting, 430 ribu stunting. Jadi dari persalinan yang 1,6 juta itu, 27 persen stunting dengan kata lain sekitar 430 ribu stunting,” kata Hasto.

Maka dari itu, Hasto mengatakan seandainya mereka yang ingin menikah ini, saat akan hamil harus sudah diperiksa HB, sudah tidak kekurangan HB atau tidak anemia serta kebutuhan nutrisinya cukup dan baik.

Maka, sangat besar harapan bayi akan lahir tanpa sunting.

Hasto juga menyampaikan, jika pihaknya telah berkomunikasi dengan Kementerian Agama terkait Perpres No. 72 ini untuk melakukan suatu kewajiban mendaftar 3 bulan sebelum menikah.

Yakni, dengan memeriksakan kondisi kesehatan pasangan yang akan menikah.

“Saya mohon izin kepada Kemenag setelah Perpres ini turun untuk melakukam sesuatu kewajiban mendaftar 3 bulan sebelum nikah disertai dengan menyampaikan tinggi badan, berat badan, HB, lingkar lengan atas, bagi mereka yang mau nikah,” jelas Hasto. (*)

Source:trb