IKLAN YARA

Bawa 30 kg Ganja, Warga Blangkejeren Diringkus Polisi di Tol Belmera

oleh -30.489 views
Bawa 30 kg Ganja, Warga Blangkejeren Diringkus Polisi di Tol Belmera
Petugas Polda Sumatera Utara mengamankan tersangka GS (28) dan barang bukti 30 kg ganja di dekat pintu gerbang Tol Belmera arah Belawan (ANTARA/HO)
UPDATE CORONA

Medan I Realitas – Personel Unit 4 Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara meringkus seorang supir yang membawa 30 kilogram ganja di dekat pintu gerbang Tol Belmera arah Belawan Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.

Tersangka yang diamankan itu GS (48) warga Lingkungan I, Blok F, Desa Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, dalam keterangan tertulis diterima di Medan, Minggu (12/9).

BACA JUGA :   KSJ dan YRKI MoU Peningkatan SDM dan Tata Kelola Organisasi

Ia menyebutkan, tersangka tersebut diciduk petugas Subdit I Direktorat Reserse Narkoba di bawah Fly Over, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Jumat (10/9).

Tersangka dan barang bukti ganja berhasil diamankan petugas berawal dari informasi masyarakat tentang adanya peredaran narkotika jenis ganja dekat pintu gerbang Tol Belmera arah Belawan.

BACA JUGA :   Respon Cepat Polres Batu Bara Terkait Isu Begal Yang Marak di Batu Bara

“Selanjutnya personel Direktorat Reserse Narkoba melakukan penyelidikan ke lokasi dan menangkap tersangka dengan barang bukti 30 bal yang dibalut dengan lakban warna kuning berisi ganja yang disimpan dalam karung goni,” ujarnya.

Hadi mengatakan, dari keterangan tersangka bahwa ganja 30 kg itu diperoleh dari A, warga Blangkejeren, Aceh.

BACA JUGA :   Kapolri Sapa Serbuan Vaksinasi AKABRI 98 di Aceh

Dalam bisnis mengedarkan barang haram itu, tersangka akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp21.000.000. Tersangka saat ini sudah ditahan di Direktorat Narkoba Polda Sumut untuk menjalani pemeriksaan.

“Kita masih mengembangkan kasus 30 kg ganja itu, apakah ada terlibat jaringan narkoba lainnya.Atas perbuatan tersebut tersangka terancam hukuman 20 tahun atau seumur hidup,” katanya. (ant/red)