IKLAN YARA

Viral!!! Divonis 3 Tahun, Aktivis Anti Masker Ini Nekat Tinju Hakim

oleh -100.489 views
Viral!!! Divonis 3 Tahun, Aktivis Anti Masker Ini Nekat Tinju Hakim
UPDATE CORONA

Banyuwangi | Realitas – Lantaran divonis 3 tahun penjara, aktivis anti masker ini telah nekat meninju Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Banyuwangi, Kamis (19/08/2021) kemarin.

Informasi yang berhasil diperoleh wartawan bahwa Aktivis anti masker, bernama M Yunus Wahyudi divonis pidana penjara selama 3 tahun.

Tindakan terdakwa ini diduga lantaran tidak terima, dengan vonis hakim ia langsung melayangkan tinjunya kearah ketua majelis hakim Pengadilan Negeri atau PN Banyuwangi, Kamis (19/8/2021) kemarin.

Hal tersebut terdakwa lakukan selang beberapa detik usai hakim Khamozaru Waruwu mengetok palu, terdakwa Yunus langsung beranjak dari tempat duduknya dan melompat kearah hakim.

BACA JUGA :   Tanfidzyah NU Batu Bara Apresiasi Polisi Dalam Pemberantasan Begal

Hakim tersebut sempat terdorong kebelakang dan nyaris ambruk, masih beruntung petugas kepolisian yang bersiaga berhasil mencegah Yunus melayangkan serangan susulan.

“Wuuuuuu, teriak Yunus sembari meloncat dan melayangkan tangannya kearah hakim. Emosi Yunus di ruang sidang ini tidak terkendali, sehingga langsung membuat ricuh suasana”.

Terdakwa Yunus yang tidak terima kembali memberontak, mencoba menerjang halauan petugas kepolisian. Namun tidak membutuhkan waktu lama petugas kemudian langsung menggiring Yunus keluar ruangan sidang.

Di luar persidangan, juga dipenuhi oleh beberapa kerabat dan keluarga terdakwa Yunus. Anehnya selama sidang berlangsung, Yunus tidak juga mengenakan masker.

BACA JUGA :   Cahaya Swalayan Alami Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar Usai Kebakaran

Sebelum menyerang hakim sidang, terdakwa Yunus masih dalam kondisi diam dan sering tersenyum kecil, tidak sedikitpun menimbulkan kecurigaan.

Terkait insiden tersebut, hingga berita ini diturunkan masih belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak majelis hakim Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Diketahui, terdakwa Yunus resmi berstatus terdakwa, setelah videonya beredar yang menyebutkan Covid-19 itu tidaklah nyata dan hanya rekayasa pemerintah setempat.

Selain itu, Yunus juga terlibat aksi penjemputan paksa jenazah positif Covid-19 dari salah satu rumah sakit.

BACA JUGA :   Kunker ke Atim, Kapolda Aceh Kunjungi Momen Panen Raya Jagung

Kemudian Yunus dijerat dengan pasal 14 ayat 1 dan 2 UU No 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dan pasal 45 huruf a Jo pasal 28 UU No 19 tahun 2016 ITE dan pasal 93 UU No 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Informasi tambahan bahwa, sebelumnya aktivis anti masker M Yunus Wahyudi ini, kabarnya sempat dirawat di RSUD Blambangan Banyuwangi karena mengalami kondisi cukup parah akibat terpapar Covid-19.

Namun ia kini justru melakukan tindak kekerasan terhadap hakim Pengadilan Negeri Banyuwangi. (Misnato)