IKLAN YARA

Dirkrimsus Polda Aceh Bahas Kampanye Konservasi Bersama FJL

oleh -49.489 views
Dirkrimsus Polda Aceh Bahas Kampanye Konservasi Bersama FJL
UPDATE CORONA

Banada Aceh I Realitas – Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh bersama Direktorat Reserese Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh bahas kolaborasi kampanye Konservasi di Aceh, Selasa (10/8/2021).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh Kombes Pol Sony Sonjaya, SIK melalui Kasubdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Polda Aceh, Kompol Indra Novianto, S.IK, mengatakan, pada tahun 2019 pihaknya menangani sembilan kasus kejahatan lingkungan dengan 17 tersangka.

“Namun ada satu tersangka masih di bawah umur,” kata Indra.

BACA JUGA :   LIMA Lhokseumawe Sorot Soal Siswi Tumbang Usai Divaksin di Sekolah

Sementara untuk tahun 2020 juga ada tujuh kasus dan tahun 2021 sebanyak dua kasus dengan dua orang tersangka.

Kasus terbaru awal 11 Juli 2021 ditemukan bangkai gajah tanpa Kepala di dalam HGU perusahaan sawit di Aceh Timur. “Kasus ini dalam penyelidikan. Kami sedang menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” kata Indra.

Sedangkan proses hukum kasus kematian lima ekor gajah di Aceh Jaya tahap penyidikan. Belum ada tersangka, namun dua orang ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

BACA JUGA :   8 Penjual Dan Pembeli Chip Domino di Langsa Kembali Ditangkap Polisi

Begitu juga kasus kematian harimau di Aceh Selatan hingga kini Masih proses penyelidikan.

Sementara itu Ketua FJL Aceh, Zulkarnaini Masry mengatakan untuk saat ini pihaknya juga berharap Polda Aceh dan FJL Aceh dapat berkolaborasi kampanye konservasi di Aceh.

Misalnya, kampanye perlindungan empat satwa kunci, gajah, harimau, badak, Dan orangutan. Empat satwa kunci itu terancam punah karena perburuan dan pengrusakan habitat.

“Kerja kerja konservasi harus dilakukan bersama. Selain kepolisian kami juga berkolaborasi dengan LSM Lingkungan Dan warga sipil,” kata Zoelmasry.

BACA JUGA :   MA Batalkan Vonis MS Aceh yang Bebas Terdakwa Pemerkosa Anak

Menurutnya, kampanye perlindungan konservasi itu penting dilakukan. Di sisi lain, penegakan hukum, kasus kematian satwa dan pembalakan liar juga harus tuntas.

Dalam pertemuan tersebut, Perwakilan FJL Aceh diwakili oleh Zulkarnaini Masry Ketua FJL Aceh, Indra Wijaya Sekretaris, Syifa Yulinnas Koordinator Pantai Barat Dan Munandar Kepala Departemen Advokasi dan Monitoring. (Acut)