IKLAN YARA

Cek Fakta Terkait Satu Perampok Toko Emas di Medan Ditangkap

oleh -37.489 views
Ditangkap
UPDATE CORONA

Medan I Realitas –  Sebuah postingan yang menyebut salah satu pelaku perampokan toko emas di Medan ditangkap beredar.

Dilihat Minggu (29/8/2021), pemilik akun Facebook @Deky Hardianto menyertakan foto dan narasi pelaku perampokan telah ditangkap.

Pelaku yang membawa senjata jenis laras panjang dan pistol langsung menodongkan senjata ke petugas keamanan pasar. Pelaku berhasil menggasak 5 kg emas.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menegaskan, postingan yang menyebutkan pelaku perampokan toko emas ditangkap tidak benar alias hoaks.

BACA JUGA :   KSJ dan YRKI MoU Peningkatan SDM dan Tata Kelola Organisasi

“Perampok toko emas kota medan Simpang Limun 1orang sudah tertangkap, 3 orang lagi masih DPO,” tulisnya.

Direktur Dirkrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan membenarkan adanya perampokan bersenjata api dan menyatroni toko emas.

“Postingan tentang ditangkapnya seorang perampok toko emas di Pasar Simpang Limun hoaks,” katanya, saat dikonfirmasi SuaraSumut.id.

“Tim masih terus berada di lapangan melakukan pengejaran,” tutur Hadi.

BACA JUGA :   Respon Cepat Polres Batu Bara Terkait Isu Begal Yang Marak di Batu Bara

Unggahan itu memancing keriuhan warganet, yang langsung menyerbu di kolom komentar. Sebagian warganet tidak percaya dengan postingan tersebut, namun banyak juga yang yakin pelaku telah ditangkap.

“Saat ini masih kita lakukan penyelidikan. Pelaku lebih dari dua orang,” katanya.

Diberitakan, empat perampok bersenjata api menyatroni toko emas di Pasar Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja, Medan, pada Kamis (26/8/2021).

Hadi mengatakan, Tim Dit Reskrimum Polda Sumut bersama Sat Reskrim Polrestabes Medan melakukan penyelidikan terhadap kasus perampokan tersebut.

BACA JUGA :   Empat Pelaku Begal Sadis di Batu Bara Berhasil Dilumpuhkan Polisi

“Benar ada letusan dan korban. Korban saat ini sudah dilarikan ke rumah sakit dan kita juga mengamankan selongsong peluru dari lokasi,” pungkasnya.

Tatan mengatakan, peristiwa terjadi pada pukul 14.30 WIB. Ia juga membenarkan adanya letusan di lokasi dan mengenali seorang korban yang saat ini sudah dalam perawatan medis. (*)

Source