IKLAN YARA

478 Orang Penumpang KM Kelud Kena Swab Test, 1 Dinyatakan Reaktif

oleh -81.489 views
478 Orang Penumpang KM Kelud Kena Swab Test, 1 Dinyatakan Reaktif
UPDATE CORONA

Belawan I Realitas – Ratusan penumpang kapal KM Kelud berasal dari Jakarta menuju Belawan di Swab Test dari Dinas Kesehatan Pemko Medan dan 1 orang dinyatakan reaktif pada Senin, (09/08/2021) pukul 13.30 Wib di Pelabuhan Bandar Deli Belawan, Kelurahan Belawan 1, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.

Berdasarkan informasi yang diterima kru Media Realitas dilapangan, mendapatkan tiket para penumpang diwajibkan memenuhi beberapa persyaratan dari PT Pelni selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan jumlah penularan kasus Covid-19 sesuai dengan kebijakan pemerintah.

“Kami saat membeli tiket di PT Pelni Jakarta sudah melalui proses seperti, kartu tanda pengenal (KTP), surat pernyataan perjalanan yang ditandatangani diatas materai dan diketahui oleh Lurah (Kepala Desa) setempat, surat hasil negatif Covid-19 berdasarkan PCR Test/Rapid Test atau surat surat keterangan dari Dinas Kesehatan/Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik Kesehatan pada periode maksimal 7 hari sebelum keberangkatan”, ucap Asih Sundari (41) salah seorang penumpang kapal KM Kelud.

BACA JUGA :   Andi Lestari Apresiasi Karang Taruna Talawi yang Bagikan Masker Ke Masyarakat

“Dengan adanya hal ini, menurut saya terlalu ribet, kalau bentar-bentar di Sweb emang enak dan waktu kita sampai kerumah tertunda”, lanjut Asih Sundari warga Jalan Dharma 5 No.15 RT 011 / RW 004, Desa Baru, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Barat.

478 Orang Penumpang KM Kelud Kena Swab Test, 1 Dinyatakan Reaktif

Kepala PT. Pelayaran Nasional Indonesia / PT PELNI (Persero) Medan, Agus Nugroho ketika dikonfirmasi kru Media Realitas.com dilokasi kegiatan mengatakan, jumlah penumpang sebanyak 478 orang dan semua penumpang wajib mematuhi protokol kesehatan sesuai peraturan pemerintah.

“Sejak Covid-19 melanda Indonesia PT PELNI (Persero) terus berbenah diri, Kita mendukung penuh peraturan pemerintah dalam penanganan Covid-19 dan PT Pelni menjalankan tugasnya sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) termasuk bagi para penumpang”, Jelasnya.

“PT PELNI telah melakukan berbagai persyaratan bagi para pengguna jasa terutama penumpang kapal KM Kelud untuk mendapatkan tiket seperti surat perjalanan dinas bagi pegawai pemerintahan maupun swasta yang ditandatangani pimpinan masing-masing atau surat pernyataan perjalanan bagi masyarakat biasa yang ditandatangani Lurah (Kepala Desa), surat keterangan negatif Rapid Test Antigen Covid-19 dari Dinas Kesehatan, Swab Test dan lain-lainnya”, Tegasnya.

Para penumpang yang berasal dari Jakarta, Karimun, Batam diperiksa secara bergantian dan terbatasnya tenaga medis serta alat menjadi kendala dalam pelaksanaan kegiatan, 1 (satu) orang penumpang dinyatakan reaktif dan akan diproses lebih lanjut untuk memastikan kondisinya.

478 Orang Penumpang KM Kelud Kena Swab Test, 1 Dinyatakan Reaktif

“Kegiatan ini dilakukan secara gabungan bersama Polres Pelabuhan Belawan atas instruksi Walikota Medan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan Swab Antigen kepada para penumpang KM Kelud yang berasal dari Jakarta serta Batam sekaligus untuk mengetahui dalam pelaksanaan PPKM seberapa besar perkembangan Covid-19”, terang Dr Krisnamurni yang bertugas di Puskesmas Canang.

BACA JUGA :   H. Juanda Naim, Beri Penghargaan Untuk 4 Anak Didik MAN 1 Lampung Timur

“Swab Antigen hanya berlaku 1 x 24 jam sementara perjalanan mereka lebih dari 1 hari dan ini berlaku bagi para penumpang yang datang, bagi penumpang yang berangkat akan kita lakukan pemeriksaan kesehatan dan suntik vaksin”, tutup Dr Krisnamurni.

Hadir dalam kegiatan Kapolres Pelabuhan Belawan, Kacab PT PELNI Medan (Persero), Camat Medan Belawan, Manajer Operasional Pelabuhan Bandar Deli Belawan PT Pelabuhan 1 Cabang Belawan dan 1 (satu) orang penumpang kapal KM Kelud reaktif atas nama Nurcahaya (45) warga Jalan Ir H. Juanda No.38 Rantau Parapat yang baru pulang dari Tanjung Balai Karimun dibawa Tim Medis untuk dilakukan perawatan lebih lanjut. (Win).