Aceh Timur I Realitas – Ketua Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh, beserta sejumlah masyarakat Aceh Timur lainnya mendatangi Pusat Pemerintahan tepatnya di Kantor Dinas Sosial Aceh Timur, Rabu (28 /7/2021, mendesak agar pembagian BLT dan Bansos lainnya jangan dipersulit dengan ketentuan yang berlaku sebagaimana Surat Edaran Bupati Aceh Timur yang diterbitkan beberapa waktu lalu, ujar Ronny kepada Wartawan, Kamis (29/7/2021).
Kedatangan mereka disambut oleh Kepala Dinas Sosial Aceh Timur, Elfiandi, beserta jajarannya di ruang pertemuan di kantor tersebut Dinsos Rabu kemarin.
Kedatangan kami ke sini untuk mendesak pemerintah agar tidak mempersulit BLT dan Bansos untuk masyarakat, dan menuntut agar surat edaran bupati tentang penundaan bansos mesti vaksin dulu itu dicabut, ujar Ronny.
Menurut Ronny, mestinya bupati Aceh Timur meminta kepada pemerintah pusat dan Presiden agar penyaluran BLT dan Bansos lainnya dipermudah, mengingat Aceh merupakan daerah bekas konflik dan sampai saat ini angka kemiskinan masih tinggi, namun kenyataannya bupati Aceh Timur juga ikut mengeluarkan surat edaran yang menekankan soal itu, sebut Ronny lagi.
Aceh ini kan daerah khusus, apalagi Aceh Timur ini paling parah dulunya didera konflik, rakyatnya sangat menderita, bahkan sampai sekarang kemiskinan dan pengangguran merajalela, nasib korban konflik dan yatim piatu tidak jelas, maunya bupati Rocky kan menjelaskan ini ke pemerintah pusat agar bantuan seperti itu tidak dipersulit, ini malah justru bupati ikut – ikutan mengeluarkan surat edaran, harusnya bupati membela nasib warganya yang melarat dan harus ia bahagiakan, karena sesekali memperoleh bantuan seperti ini” ungkap Ronny.
Ronny juga mengusulkan agar pemerintah lebih menggencarkan lagi sosialisasi soal vaksin secara sporadis agar masyarakat meyakininya.
Ini kan pemerintah capek karena diterjang hoax soal vaksin ini, jadi saran kami itu sosialisasi digencarkan aja lagi, tapi melibatkan tenaga kesehatan,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu dia menyampaikan ultimatum kepada pemerintah Aceh Timur, jika dalam sepekan permintaan mereka tidak dipenuhi, maka pihaknya akan menggelar aksi demonstrasi di pusat pemerintahan Aceh Timur.
Kami akan menunggu realisasinya dalam sepekan, apakah pemerintah kita ini satu kata dengan perbuatannya, jika ini tidak dipenuhi, maka kami akan menggelar aksi demonstrasi bersama masyarakat Aceh Timur, khususnya para penerima Bansos, tutup Ronny. (*)

