KPAI : Guru Ngaji Perkosa Murid di Bekasi Ini Penistaan Agama, Hukum Berat

oleh -87.489 views
Ketua KPAI Susanto

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Seorang guru ngaji di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, memperkosa muridnya yang berusia 15 tahun berkali-kali di dalam masjid.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto, menilai perbuatan ini penistaan agama.

REALITAS TV

“Penistaan agama nih,” kata Susanto kepada wartawan, Rabu (19/5/2021).

Susanto mengatakan pihaknya menyayangkan kejadian ini. Dia berharap polisi mengusut tuntas kasus ini.

“Kami menyayangkan terhadap kasus ini. Kami berharap kasus ini diusut tuntas,” ujarnya.

BACA JUGA :   Dinsos Atim Kunjungi Nurlaila Penderita Lumpuh Dan Tuna Netra

Susanto meminta pelaku dihukum seberat-beratnya. Dia mengatakan tidak ada toleransi terhadap kejahatan seksual pada anak.

“Siapa pun yang terlibat harus diproses hukum seberat-beratnya. Tak ada toleransi terhadap pelaku kejahatan seksual terhadap anak. Siapa pun pelaku tidak ada ruang toleransi,” ucapnya.

Diketahui, guru ngaji yang memperkosa murid itu bernama Ujang Beni Ambar (41). Pemerkosaan itu terjadi di kamar marbut di dalam masjid di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, pada 11 Mei 2021.

BACA JUGA :   Pantau Operasi Yustisi, Kapolda Metro Jaya Minta Warga Taati Prokes

“Kan Ujang sebagai marbut dan pengajar ngaji, (korban) dijemput dan langsung (diantar) ke masjid,” ujar Kanit Reskrim Polsek Setu Iptu Kukuh Setio Utomo ketika dihubungi detikcom, Senin (17/5/2021).

Selama di perjalanan, korban diiming-imingi akan diberi mukena dan uang Rp 400 ribu. Setelah itu, korban dibawa ke dalam kamar marbut di dalam masjid.

Aksi pelaku terbongkar saat korban pulang ke rumahnya. Kakak korban curiga karena korban pulang pukul 01.00 WIB dan tanpa mengenakan pakaian dalam.

BACA JUGA :   Ketulusan Hati Zidam XII/Tpr Berikan Paket Sembako Kepada Warga

Korban kemudian bercerita kepada kakaknya terkait aksi pencabulan yang dilakukan guru ngajinya. Kakak korban langsung melaporkannya ke polisi.

Mendapatkan laporan dari kakak korban, polisi bergerak mengejar pelaku. Pelaku pun ditangkap.

Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa pelaku memperkosa korban berkali-kali. (*)

Sumber: Dtc

UPDATE CORONA