H A Muthallib Ketua YARA Langsa, Kuasa Hukum Zainal :  Humas Pemko Langsa Sudah Melakukan Pembohongan Publik

oleh -892.489 views
Ketua Yara Langsa H.A.Muthallib Ibr,SE,.SH,.M.SI,.M.Kn , Kuasa Hukum Zainal Abidin

IDUL FITRI

Langsa I Realitas – Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Langsa, H A Muthallib Ibr, SE,. SH,.M.Si,.M.Kn, pernyataan Humas Pemko Langsa, di salah satu Media Online, sudah melakukan pembohongan Publik, kalau tidak tau yang benar jangan ngomong, kalau sudah ngomong yang tidak tau itu namanya bohong.

Seharusnya Kabag Humas Pemko Langsa kumpulkan dulu data yang akurat baru ngomong, apalagi bicara persoalan tanah seperti kasus tanah yang dimiliki client saya, pak Zainal Abidin, Gampong Alue dua Langsa baroe Pemko Langsa yang tanahnya lebih kurang 599,75 Meter Persegi, ujar H A Muthalib kepada Wartawan Rabu (12/5/2021) di Langsa.

REALITAS TV

Lanjut H Thallib, ”Siapa bilang Pak Zainal Abidin tidak memiliki alas hak atas tanah itu, tanah itu adalah warisan dari orang tuanya, termasuk tanah yang dibeli oleh Pemko Langsa,  yang diperuntukkan untuk kawasan Hutan Lindung di belakang Rumah Pak Zainal Abidin client kami,” ujar H Thallib.

BACA JUGA :   Gempa M 5 Guncang Melonguane Sulut

Tanah hutan lindung yang sudah di pagar dan di timbun itu adalah sebagian tanah orang tua client kami, jadi sangat tidak mendasar Humas Pemko Langsa bicara yang tidak paham tentang tanah yang dimiliki oleh pak Zainal Abidin.

Tanah itu dimiki dari ayahnya disamping rumah nya sekarang yang mau di bangun doorsmeer yang ukuran nya 6, 17 X 8, 17 m, client kami tidak mengambil tanah milik pemko yang baru dibeli untuk jalan ke hutan lindung yang lebar nya 4m.

Jadi Humas Pemko Langsa Muzammil, SSTP,.MSP, jangan asal ngomong  kalau tanah milik clien kami ada surat, alas hak, dan tanah itu tanah warisan,”ujar H Thallib yang juga Dosen Fakultas Hukum Unsam.

H Thallib yang juga mantan Wakil Ketua PWI Aceh menyebutkan,”menurut keterangan Pak Zainal Abidin clien nya, sebelumnya Marzuki Hamid, Wakil Wali Kota Aktif pernah mendatangi rumah Pak Zainal Abidin, untuk mintak belik tanah itu, ada dua kali datang, kerumah nya di samping rumah pak Zainal Abidin ada warung sate, Pak Marzuki datang ngomong dengan client kami agar tanah itu di jual untuk jalan ke hutan lindung, clien kami tetap tidak menjual, karana tanah warisan orang tuanya.L

BACA JUGA :   Panglima TNI dan Kapolri Rangkul Tokoh Agama Untuk Tekan Covid-19 di Bangkalan

Lalu Pak Marzuki minta diwakafkan aja kalau tidak di jual, kalau tidak dijual pak Marzuki Hamid maksa client kami kalau tidak dijual minta di wakafkan aja, dari pembicaraan antara pak Marzuki Hamid, dan pak  Zainal Abidin kan sudah jelas tanah itu milik pak Zainal Abidin dan ada beberapa orang saksi disitu mendengar.

UPDATE CORONA