IKLAN YARA

Dituding Napi Berkantong Tebal Dapat Kamar Mewah di LP Kls IIA Lhokseumawe, Ini Bantahan Kalapas Yang di Kirim Ke Media Realitas

oleh -374.489 views
Dituding
Kalapas Lhokseumawe, Drs. Nawawi, SH,
UPDATE CORONA

Langsa I Realitas – Dituding Napi Berkantong Tebal Dapat Kamar Mewah di LP Kls IIA Lhokseumawe, Ini Bantahan Kalapas Yang di Kirim Ke Media Realitas.

Terkait pemberitaan salah satu media online yang ada di Aceh, tentang kamar mewah di sel Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Lhokseumawe, Kalapas Lhokseumawe, Drs. Nawawi, SH, membantah keras berita tudingan tersebut .

Nawawi, mengklarifikasi pemberitaan itu, dengan mengirimkan pres realese ke Media Realitas Sabtu (20/2/2021) melalui pesan singkat whatshap.

Dalam realese Nawawi menyebutkan 10 poin bantahan terkait beredarnya berita yang menyudutkan Lapas Lhokseumawe ini.

Adapun bantahan Kalapas kelas II A Lhokseumawe, meliputi gambar yang terdapat dalam video tersebut, adalah gambar dan video lama yang pernah beredar sekitar tahun 2018 dan 2019.

BACA JUGA :   Polsek Cengkareng Gelar Latihan Antisipasi Penanganan Banjir

Ditegaskannya, tidak ada praktek bisnis penginapan (ruang tahanan), dan tidak ada sel tahanan yang disulap menjadi kamar mewah, apalagi dengan memberi ataupun membeli dengan sejumlah uang atau harga tinggi untuk para napi elit atau berkantong tebal.

Ruang bimbingan kerja (bimker) yang disebutkan terdapat ranjang tidur yang empuk, dilengkapi barang elektronik (tv, rice cooker, dispencer, kipas angin juga AC). “Tidak benar itu, ruangan tersebut bukan lagi sebagai ruang Bimker, ujar Nawawi dalam berita realese nya.

BACA JUGA :   LSM Repsus Minta Polri Perbaiki Sistem Keamanan Kerja di Lapangan

Sejak tahun 2019, sudah dikosongkan dan tidak lagi dipergunakan sebagai sel hunian napi, ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan nya soal barang elektronik, Kalapas mengakui di Lapas Lhokseumawe, semua kamar hunian napi dan tahanan dilengkapi dengan kipas angin, dispencer dan televisi, yang merupakan sumbangan atau barang hibah dari Walikota Lhokseumawe, tutup Nawawi.

Sementara itu Kakanwil Kemenkumham Aceh Heni Yuwono, Bc Ip,S.sos,.M.Si, kepada Media Realitas Sabtu (20/2/2021) menyebutkan
kita akan segera tindak lanjuti info tersebut, ujar nya.

BACA JUGA :   DPD Partai Demokrat Aceh Susun Pengurus Baru

Heni juga menyebutkan langkah Kanwil memerintahkan divisi pemasyarakatan untuk melakukan lidik dan investigasi, mengoperasionalkan tim satuan operasional (satoptanal) yang baru kita kukuhkan di tingkat kanwil maupun lapas rutan untuk melakukan operasi penertiban, ujarnya lagi.

Kita pada prinsipnya sesuai peraturan, SOP dan protap di Lapas/ rutan semua hak dan kewajiban WBP sama, termasuk fasilitas untuk mereka, dan apa bila ada pelanggaran tentu akan di tindak, ujar Heni lagi.

Tetap kita tindak kalau ada perlanggaran tidak sesuai dengan SOP di Lapas, tutup Heni. (H A Muthallib)