Dirjen Perikanan Budidaya KKP : Aceh Timur Memiliki Lahan Potensial Budidaya Tambak

oleh -114.489 views
Teks foto : Dirjen bersama Bupati Aceh Timur melihat proses panen ikan bandeng di gampong Pasir Putih kecamatan Peureulak. Foto Humas Setdakab Aceh Timur Dirjen bersama Bupati Aceh Timur meninjau Kuala Parek di kecamatan Sungai Raya. Foto Humas Setdakab Aceh Timur.

IDUL FITRI

Aceh Timur I Realitas – Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan Dan Perikanan Dr. Slamet Soebjakto, M.Si menyebutkan kabupaten Aceh Timur memiliki sangat luar biaya kaya sumber daya alam, hal ini disampaikannya usai mengujungi kawasan Tambak di Pasir Putih dan Gampomng Kuala Parek, Rabu, 5 November 2020.

“Jika dilihat dari sektor perikanan perkembangan budidaya, Aceh Timur memiliki lahan potensial untuk budidaya tambak undang. Kawasannya strategis karena sangat jauh dengan pencemaran,” kata Slamet.

Slamet melihat petani tambak di Aceh Timur berbudidaya dengan mengunakan 3 Sistim intensif, semi intensif, dan traditional plus. Namun menurutnya hampir rata- rata petani masih menggunakan pola traditional plus.

“Masyarakat masih menggunakan pola traditional dalam budidaya udang dan bandeng, maka jika itu kita tingkatkan dengan mengunakan system intesiv dengan target angka panen 5 ton dalam perhektare ini ini akan sungguh luar biasa,” ujar Slamet.

Sesuai dengan program KKP Slamet mengatakan, kabupaten Aceh Timur merupakan salahsatu kabupaten di Indonesia yang segera akan dibangun percontohan model klaster kawasan tambak udang.

“Model ini tentunya akan kita perkenalkan kepada petani sehingga target kedepan produktifitas tambak udang bisa meningkat,” katanya.

Disinggung mengenai persiapan, Slamet mengaku tahap awal telah dimulai dengan temu teknis dengan petani.

Temu ini merupakan upaya edukasi dan keterampilan bagi petani agar mengetahui bagaimana pola teknologi budidaya klaster.

BACA JUGA :   Persiapan Pilkada, Natal Dan Tahun Baru Pemkot Surakarta Gelar Apel Bersama

“Selain meningkat infrastruktur kawasan kita juga memperkenalkan Sarana dan prasarana pedukung petani lainnya. Edukasi sangat penting untuk meningkatkan pengatahuan petani,” ucap Slamet seraya mengharapakan dukungan penuh masayarakat dan pemerintah Kabupaten Aceh Timur terhadap program ini.

Sementara itu bupati Aceh Timur H. hasaballah Bin H. M Thaib, SH mengharapkan perhatian pemerintah pusat melalui kementerian Kelautan dan Perikanan terus berkelanjutan, bahkan demi mencapai produksi udang di Aceh Timur ia meminta KKP agar melakukan program pendampingan petani tambak yang berkelanjutan.

“Kita meminta Arahan dari pusat untuk pendampingan bagi petani tambak, jika ada ilmu tentang budaya akan peningkatan produksi lebih meningkat tentu akan berdampak pada pertumnbuhan ekonomi masyarakat yang signifikan,” pinta bupati yang akrab disapa Rocky ini.

BACA JUGA :   Bersurat ke Pimpinan Dan DPD RI, LPJKP Se-Indonesia Ungkap Dinamika Jasa Konstruksi Nasional

Bupati rocky mengucapka terimakasih kepad Dirjen yang telah melihat langsung potensi tambak di Aceh Timur dengan kunjungan itu ia berharap pemerintah pusat dapat membantu pertumbuhan ekonomi kabupaten Aceh Timur sektor perikanan.

“ Kita berterimakasih Kepada KKP yang telah membantu Aceh Timur Apalagi ditengah pandemi ini, semoga program percontohan ini dapat berlanjut dan memajukan ekonomi petani di Aceh Timur,” demikian Bupati Rocky. (Zulham)