TNI AL Tangkap Kapal asal Vietnam Pencuri Ikan di Laut Natuna Utara

oleh -69.489 views

IDUL FITRI

NATUNA I Realitas – TNI AL Tangkap Kapal asal Vietnam Pencuri Ikan di Laut Natuna Utara.

KRI John Lie-358 di Bawah Kendali Operasi (BKO) Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I yang sedang patroli rutin di perairan Laut Natuna Utara menangkap kapal ikan asing (KIA). Kapal berbendera Vietnam ini didapati melakukan kegiatan ilegal fishing di Perairan Landas Kontinen Indonesia, Jumat (9/10/2020).

Awalnya, saat melaksanakan patroli rutin di Perairan Natuna Utara, KRI John Lie-358 mendeteksi kontak KIA yang dicurigai melaksanakan aktivitas penangkapan ikan di wilayah perairan Indonesia. Untuk memastikan hal tersebut, diterjunkan Tim VBSS (Visit Board Search and Seizure) menuju ke kapal ikan asing tersebut.

BACA JUGA :   Polisi Berhasil Gagalkan Penyelundupan Narkotika Jenis Sabu Senilai 6 Miliar

UPDATE CORONA

Saat didekati, kapal ikan asing tersebut berusaha mengelabui dengan tiba-tiba mematikan lampu, melepaskan jaring ke laut dan menambah kecepatan untuk melarikan diri dari kejaran tim VBSS yang menggunakan Rubber Inflatable Boat (RIB) KRI John Lie-358.

Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada I Laksamana Pertama TNI Dato Rusman mengatakan, proses penangkapan tidak membutuhkan waktu lama, kapal ikan asing tersebut dapat dikuasai dan digeledah untuk diamankan. Hasil pemeriksaan awal, kapal berbendara Vietnam dengan nama BD 93656 TS memiliki 6 anak buah kapal (ABK) warga negara asing termasuk nakhoda.

“Mereka diduga melaksanakan pelanggaran penangkapan ikan secara illegal di perairan ZEEI. Tidak ada keraguan untuk menindak segala pelanggaran hukum dan kejahatan yang terjadi di perairan Yurisdiksi Nasional Indonesia, utamanya wilayah kerja Koarmada I,” ujar Dato, Kamis (8/10/2020).

Saat-Saat 6 Kapal Ilegal Vietnam Ditangkap KKP dan Bakamla di Laut Natuna

Sementara itu, Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid mengungkapkan, TNI AL utamanya Koarmada I tidak pernah mengubah komitmen untuk terus menerus dan secara rutin hadir di Perairan Yurisdiksi Nasional Indonesia dalam menegakkan hukum dan kedaulatan Indonesia. Walau di tengah pandemi Covid-19, tetap enjamin keamanan dan menegakkan kedaulatan di laut yurisdiksi Indonesia, terutama di wilayah kerja Koarmada I

“Kapal itu kami kawal menuju Lanal Ranai untuk diperiksa. KIA Vietnam ini diduga melanggar Pasal 93 ayat (2) Jo Pasal 27 ayat (2) UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan karena mengoperasikan kapal penangkap ikan berbendera asing di ZEE Indonesia secara illegal,” kata Panglima Koarmada I.(IN/Red)