Pria di Lombok Tengah Videokan Cekik Anak Saat Paksa Istri Kirim Uang

oleh -339.759 views

Lombok Tengah I Realitas – Seorang pria brnama M Robby Pradana (25) tega mencekik anaknya, K (5) dan memvideokannya melalui ponsel. Pelaku nekat melakukan aksi bejatnya itu untuk mengancam istrinya agar memberikan uang kepadanya.

“Iya betul, yang bersangkutan sudah kami amankan. Saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan lanjutan,” kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Budi Santoso saat dihubungi wartawan, Sabtu (4/4/2020).

Video kekerasan itu sendiri direkam pelaku di halaman rumahnya di kawasan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pelaku diamankan polisi setelah mendapatkan laporan dari bibi korban pada tanggal 26 Maret 2020. Sang bibi melaporkan pelaku setelah mendapatkan informasi dari ibu kandung korban yang sedang bekerja dari luar negeri.

BACA JUGA :  Menkum Jelaskan Alasan Hakim tak Tanya Tanggapan Nadiem saat Vonis

“Jadi istrinya itu bekerja di Singapura, mendapat kiriman video itu dari suaminya,” kata Budi.

Pelaku sengaja mengirimkan video itu kepada istrinya itu untuk mengancam. Pelaku berharap istrinya segera mengirimkan uang kepadanya.

“Keterangan yang bersangkutam tujuannya pengen minta uang ke istrinya yang bekerja di luar negeri, di Singapura,” katanya.

Mendapat kiriman video itu, sang istri pun kaget. Dia lalu meminta adiknya (bibi korban) untuk melaporkan pelaku ke polisi.

BACA JUGA :  WOW dr Donny Mulizar Wakil Direktur RSUD Langsa Jadi Sekcam Langsa Barat Wali Kota Langsa Rombak Kabinet Langsa Juara Hari Sabtu Lantik 122 Pejabat Eselon III dan IV

“Sehingga bibinya itu melapor dan menyerahkan rekaman video itu ke kita,” kata Budi.

Pada malam harinya, pelaku langsung diamankan polisi. Saat ini pelaku ditahan di Polres Lombok Tengah.

Dalam rekaman video yang beredar viral di media sosial, tampak korban berbaju biru dicekik oleh bapaknya. Pelaku melakukan aksinya itu sambil merekamnya dengan kamera ponsel.

Korban tampak kesakitan saat dicekik pelaku. Korban menangis setelah pelaku mencekiknya beberapa kali.(Dtc/Red)