Ketua FPRM Nasruddin Mempertanyakan Sejauh Mana Kepala Desa di Aceh Timur Mengalokasikan Dana Gampong Untuk Pencegahan Covid-19

oleh -322.759 views
Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Nasruddin

Kuta Binje I Realitas – Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Nasruddin Mempertanyakan Sejauh Mana Kepala Desa di Aceh Timur Mengalokasikan Dana Gampong Untuk Pencegahan Covid-19.

Karena informasi yang diterima pihaknya ada kepala Desa yang masih bingung terhadap alokasi dana bantuan untuk penanggulangan virus Corona ini, bahkan ada kepala desa hanya mengalokasikan dana hanya untuk tim satgas gampong, demikian hal ini disampaikan Nasruddin kepada Media ini Jumat (3/4/2020) di Kuta Binje Aceh Timur. 

Lebih lanjut Nasruddin menyebutkan sedangkan untuk pembelian masker, penyomprotan deftan dan bantuan sembako untuk masyarakat yang terdampak Corona sama sekali tidak dianggarkan di desa, ujarnya.

BACA JUGA :  Pengeboran Minyak Ilegal Marak di Aceh Timur LSM KANA: Siapa yang Melegalkan

Seharusnya dengan telah ditetapkan aceh meruoakan sebuah daerah darurat Covid 19 aparatur gampong sudah bisa melakukan rebutgeting dimana pos pos anggaran yang tidak mendesak bisa dialihkan untuk penangan virus Covid 19, ujar Nasruddin.

Bahkan ketika ada warga yang menanyakan kepada kepala desa apakah dana desa bisa kita gunakan membeli logistik jawabanya, belum ada petunjuk dari Dinas Perdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Timur.

BACA JUGA :  Ketua DPRK Aceh Timur : Desak Regulasi serta Keterlibatan BPMA dan Kementerian ESDM

Oleh karena itu Nasruddin mendesak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Timur agar segera melakukan sosialisasi kepada aparatur pemerintah gampong tentang tata cara penggunaan dana gampong untuk penanggulangan Covid19. 

Ini perku dilakukan segera mengingat di beberapa daerah lain masyarakatnya telah menerima bantuan berupa sembako dan masker dari kepala desa yang dananya diambil dari dana gampong.

Kita khawatir bila persoalan ini terus berlarut larut akan menimbulkan konflik antara masyarakat dengan aparatur gampong tutup, Nasruddin. (H A.Muthallib)