Warga Klaten Dilaporkan Tewas Dikeroyok Tawon Vespa

oleh -157.759 views

Klaten I Realitas – Srihono (71) warga Dusun Turen, Desa Tlobong, Kecamatan Delanggu, Klaten, dilaporkan tewas akibat sengatan tawon vespa affinis atau tawon endhas. Korban diserang saat mencari kayu bakar di samping rumahnya.

Tokoh warga Tlobong yang juga mantan kades setempat, Atok Susanto, mengungkapkan korban tersengat hari Sabtu (18/1) dan dinyatakan meninggal pada Minggu (19/1) malam.

“Malamnya meninggal dunia. Sarang (tawon) diperkirakan ada di beberapa lokasi jadi kami laporkan mohon dievakuasi,” jelas Atok, Minggu (19/1/2020) malam.

BACA JUGA :  LSM KANA Soroti Ketimpangan Anggaran di Disdikbud Aceh Timur: PPPK Paruh Waktu Digaji Rp 200 Ribu Anggaran Outsourcing Miliaran

Koordinator relawan penanganan tawon Damai Modal Mikir (Damkir) Kabupaten Klaten, Tara Kus Setiawan, memaparkan korban diserang tawon saat mencari kayu menarik bambu dan tidak tahu jika ada sarang tawon.

Menurut Kus, awalnya korban pada Sabtu ( 18/1) siang mencari kayu bakar di dekat rumahnya. Tidak tahu jika ada sarang tawon vespa di bambu kering dan diserang.

“Setelah diserang ratusan tawon, korban lari minta tolong warga. Oleh warga dicek ada banyak sengatan lalu dibawa ke klinik,” lanjut Kus.

BACA JUGA :  LSM KANA Minta APH Periksa Anggaran Jasa Keamanan Disdikbud Aceh Timur Senilai Rp2,1 Miliar

Di klinik, sambung Kus, Srihono hanya dirawat jalan sebab tidak muntah. Namun Minggu (19/1) sore korban muntah-muntah dan dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Delanggu dan malamnya meninggal.

“Setelah korban meninggal, masyarakat menghubungi tim untuk pemusnahan. Saat kami cek lokasi, sarang tawon di posisi rendah,” sambungnya.(Dtc/Red)