8019 KALI DIBACA

Ayah Pasien Kecewa : Pelayanan Pukesmas Langsa Kota Buruk Pasien Macam Diterlantarkan

Ayah Pasien Kecewa : Pelayanan Pukesmas Langsa Kota Buruk Pasien Macam Diterlantarkan
example banner

Langsa  I Realitas – Ayah Pasien Kecewa : Pelayanan Pukesmas Langsa Kota Buruk Pasien Macam Diterlantarkan, Edy Saputra Warga Gampong Sungai Pauh Firdaus Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa Kecewa buruknya pelayanan pihak Puskesmas terhadap pasien anaknya M. Rahel 4.5 Tahun, yang hendak berobat di Pukesmas Langsa Kota.

Edy Saputra selaku Ayahnya M. Rahel mengungkapkan  Senin (8/10/19 ) pagi pukul 09.30 WIB, ia mendatangi Puskesmas Langsa Kota yang berada di wilayah Gampong Sungai Pauh. karena anaknya mengalami gejala penyakit tipes. Sampai di puskesmas, dirinya diterima oleh petugas menyuruh mengambil kartu antri. Setelah mendapatkan nomor antri dirinya di arahkan ke Poli Umum, di tangani dokter Saifuddin kemudian arahanya ke Laboratorium ( LAB ) untuk mengecek darah, sampai di Laboratorium di panggil lagi keruang Poli Umum bertemu dengan dokter yang lain dokter memberikan resep untuk mengambil obat, namun untuk cek darah di Laboratorium belum terlaksana, namun dokter di poli umum menyuruh ambil obat aja dulu, nanti cek darah ke Laboratorium ( LAB) arahan dokter di Poli Umum.

Setelah itu sesuai arahan dokter di Poli Umum saya membawa anak saya lagi ke Laboratorium untuk cek darah, namun sampai di sana petugas ruang Laboratorium menolak dengan mengatakan, untuk apa di cek darah lagi sudah ada resep dokter kata petugas Laboratorium meniru ucapannya, Ungkap Edy Saputra.

Dengan kondisi arahan yang tidak jelas yang di lakukan oleh pihak Pukesmas sehingga membuat M.Rahel selaku pasien menjadi buruk dan lemas kemudian dokter Eko perintahkan masuk ke Unit Gawan Darurat ( UGD ).

Kata Edy lagi, setelah di periksa di Unit Gawat Darurat ( UGD ) Pukesmas setempat, kemudian pasiennya di bawakan keruang inap dengan kondisi sedikit agak memburu di karnakan sebentar – bentar mengeluarkan muntah namun obat yang di berikan dokter udah di minum. namun belum ada perubahan walaupun obatnya sudah di minum sesuai ancuran dokter.

Namun yang membuat marah dan kecewanya Edy selaku ayahnya M. Rahel kepada pihak pukesmas tentunya dalam hal ini kepala Pukesmas Langsa Kota dokter Akbar. Kenapa begini pelayanan di Pukesmas Langsa Kota di bawah pimpinan dokter Akbar.

Setelah anak saya di bawa ke ruang inap tidak ada satupun perawat yang terlihat untuk mengecek bagai mana kondisi anak saya, padahal kondisinya sangat lemah bentar – bentar mengeluarkan muntah dari mulutnya.

Dengan kondisi semacam di terlantarkan oleh pihak Pukesmas, dengan melihat anaknya belum ada perubahan. Namun petugas seperti perawat satupun tidak kelihatan, dengan tidak pikir panjang saya mengetuk pintu rumah dokter Eko yang pas kebetulan rumahnya di area Pukesmas setempat untuk memintak tolong liatkan anaknya karena mulai siang tadi sampai malam sekarang masih belum ada perubahan masih kondisi batuk, muntah – muntah dan lemas. Kata Edy.

Dengan mendengar demikian dokter Eko pun keluar untuk melihat pasien M. Rahel, karena Edy memintak tolong namun malam itu dokter Eko dalam kondisi tidak piket. Karena saya mintak tolong dirinya keluar untuk melihat anak saya.

Yang seharusnya piket malam ini dokter lain namun dokter yang piket malam ini lagi halangan tidak masuk, namun yang parah udah dokternya tidak masuk perawatnya satupun tidak ada. Pukesmas macam apa ini kok kekgini pelayanannya, Kata Edy.

Kemudian setelah di tangani oleh dokter Eko belum juga ada perubahan, maka di anjurkan untuk merujuk ke RSUD langsa setelah di telpon namun di RSUD Langsa kamarnya penuh, sehingga di rujuk ke Rumah Sakit Yayasan Ummi. Tutup Edy Saputra selaku ayah dari Pasien M. Rahel dengan nada kecewa terhadap Pukesmas atas pimpinan dokter Akbar dan dirinya meminta kepada Wali Kota Langsa agar dapat mengevaluasi atas kinerja kepala Pukesmas kususnya Pukesmas Langsa Kota. Jangan selaku kami Rakyat kecil. (Yudi)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS