13219 KALI DIBACA

Tak Tahan Dipukuli Orangtua Bertahun-tahun, Bocah 8 Tahun Akhiri Hidup dengan Terjun Bebas

Tak Tahan Dipukuli Orangtua Bertahun-tahun, Bocah 8 Tahun Akhiri Hidup dengan Terjun Bebas
example banner

Anton I Realitas – Seorang bocah berusia delapan tahun bunuh diri karena tak tahan bertahun-tahun dipukuli oleh orangtuanya.

Bocah itu, yang disebutkan dalam laporan hanya sebagai Anton, meninggal di Enerhodar, Ukraina selatan.

Dia mengakhiri hidup sepulang sekolah pada 23 Agustus.

Tetangga mengatakan mereka mendengar orangtua Anton meneriakinya karena merobek pakaiannya sebelum memukulinya.

Tak lama setelah itu, anak itu jatuh dari jendela apartemen mereka.

Zhanna, yang tinggal di lantai bawah dari keluarga, mengatakan dia mendengar pemukulan diikuti oleh keheningan dan kemudian suara langkah cepat seorang anak.

“Beberapa detik berlalu dan ada bunyi mengerikan ketika tubuhnya menyentuh tanah,” tambahnya.

“Saya melihat keluar dari jendela dapur saya dan melihat anak lelaki itu berbaring di bawah. Saya memanggil ambulans dan polisi.”

Andrey, tetangga yang lain, melihat bahwa orangtuanya segera berlarikan ke bawah ketika bocah itu terbaring di tanah.

Paramedis tiba dan Anton dinyatakan meninggal di tempat kejadian.

Penguji forensik mengatakan dia jatuh dengan bagian kepala yang pertama menyentuh tanah.

Polisi sekarang telah meluncurkan penyelidikan terhadap orangtua anak itu, karena gagal memenuhi tugas mereka.

Para tersangka mengaku memukuli putra mereka pada hari dia meninggal dan mengatakan bahwa anak itu melompat keluar dari jendela kamarnya tepat setelah dipukuli.

Mereka mengaku memukuli bocah itu karena dianggap sering membuat onar.

Setelah diwawancarai, pasangan itu meninggalkan apartemen sewaan mereka dan meninggalkan kota. Petugas berusaha melacak keberadaan mereka.

Para tersangka diperkirakan mendapat hukuman lima tahun penjara jika terbukti bersalah.

Sementara itu, kepala sekolah Anton, Oksana Zelenska berkata bahwa Anton tertinggal secara akademik dan orangtuanya terlihat sama sekali tidak tertarik padanya.

Sebelumnya, seorang psikolog bernama Zoya Pershyna mengaku pernah didatangi oleh Anton. “Anton mengunjungi saya untuk konseling beberapa kali. Saya tidak melihatnya datang lagi,” kata wanita itu.(Tribun/Red)

 

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS